Revitalisasi Tingkatkan Prestasi Belajar Murid SLBN Kota Magelang

Minggu, 19/04/2026 - 13:21
Mendikdasmen Abdul Mu'ti

Mendikdasmen Abdul Mu'ti

Klikwarta.com, Magelang, Jawa Tengah, 19 April 2026 – Program revitalisasi satuan pendidikan yang dijalankan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memberikan dampak nyata bagi satuan pendidikan. Di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pemenuhan dan perbaikan ruang kelas menjadi salah satu manfaat utama yang dirasakan langsung oleh sekolah dalam mendukung proses pembelajaran.
 
Di SLB Negeri Kota Magelang, keterbatasan ruang kelas sebelumnya menjadi tantangan dalam penyelenggaraan pembelajaran. Ina Sulanti, selaku kepala sekolah, menyampaikan bahwa bantuan dua ruang kelas baru dari program revitalisasi memberikan perubahan signifikan, karena sebelumnya, satu ruang kelas harus dibagi untuk beberapa rombongan belajar, dengan menyesuaikan kemampuan dan perilaku sosial anak.
 
“Dengan adanya tambahan ruang kelas, anak-anak tidak perlu lagi digabung dengan yang berbeda kebutuhan. Mereka belajar lebih nyaman dan aman, sehingga bisa meningkatkan prestasi belajar,” jelasnya.

.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Borobudur 2, Sri Widati, mengungkapkan bahwa sebelum revitalisasi, kondisi bangunan sekolahnya cukup memprihatinkan, dengan kerusakan pada atap, plafon, hingga dinding yang berpotensi membahayakan siswa. Melalui bantuan senilai Rp665 juta, sekolahnya mendapatkan rehabilitasi lima ruang kelas serta pembangunan satu paket toilet baru.
 
“Dengan adanya revitalisasi ini, sekolah juga merasa bangga dan senang karena anak-anak sekarang bisa memiliki ruang kelas yang bagus, bersih, dan totalitas,” ujarnya.
 
Hal serupa disampaikan Kepala SMP Negeri 3 Salam, Murtini. Ia menjelaskan bahwa sebelum revitalisasi, ruang administrasi sekolah mengalami kerusakan cukup berat, mengingat sekolah sudah dibangun sejak tahun 1997. Kini, melalui bantuan revitalisasi, sekolahnya tidak hanya memperoleh perbaikan ruang administrasi, tetapi juga pembangunan laboratorium komputer baru.
 
Ia juga menekankan bahwa proses pembangunan sekolah dilakukan melalui skema swakelola, sehingga hasilnya pun berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan sekolah. “Dana itu kami pengerjaannya swakelola dari pihak sekolah bisa memilih langsung sehingga kualitas bangunannya bagus. Lalu, setelah ada laboratorium komputer yang baru, anak-anak senang sekali karena bangunannya bagus. Sangat mendukung pembelajaran, baik bagi guru maupun murid,” ungkapnya.

.

 
Bupati Kabupaten Magelang, Grengseng Pamuji, menilai bahwa program revitalisasi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, manfaat revitalisasi tidak hanya terlihat dari sisi fisik bangunan, tetapi juga dalam mendukung pemenuhan standar nasional pendidikan.
 
“Dampak nyata dari revitalisasi ini kita rasakan di sekolah-sekolah. Mulai dari yang paling mendasar, toilet menjadi layak dan sehat. Kedua, ruang kelas menjadi aman dan nyaman. Ada ruang kesehatan serta laboratorium yang mendukung praktik, serta perpustakaan yang lebih tertata dan nyaman,” terangnya.
 
Kabupaten Magelang sendiri memperoleh bantuan revitalisasi sebesar Rp54,4 miliar yang menjangkau 60 satuan pendidikan.
 
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu`ti, meresmikan langsung hasil revitalisasi tersebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan secara merata.

.

 
Ia menyampaikan bahwa program Revitalisasi Satuan Pendidikan terus diperluas secara nasional. Pada tahun 2025, revitalisasi telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan. Sementara untuk tahun 2026, sebanyak 11.400 satuan pendidikan telah memiliki alokasi anggaran, dengan rencana penambahan yang lebih luas hingga 60.000 satuan pendidikan. “Secara keseluruhan, insyaAllah bisa mencapai 71 ribu satuan pendidikan,” ujarnya.
 
Keberlanjutan program revitalisasi menjadi bagian penting dalam memastikan setiap satuan pendidikan memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran. Dengan peresmian ini, program revitalisasi diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik sekolah, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih optimal, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait