Laga Grup F Liga 3 Jateng 2021, PSIP Pemalang Menang 2 Gol Tanpa Balas Lawan Persika Karanganyar

Rabu, 24/11/2021 - 10:53
Para pemain dari Persika Karanganyar dan PSIP Pemalang saat berebut bola dalam laga babak 10 besar Grup F Liga 3 Jawa Tengah 2021, di Stadion Bumi Phala Temanggung pada Selasa (23/11/2021)
Para pemain dari Persika Karanganyar dan PSIP Pemalang saat berebut bola dalam laga babak 10 besar Grup F Liga 3 Jawa Tengah 2021, di Stadion Bumi Phala Temanggung pada Selasa (23/11/2021)

Klikwarta.com, Karanganyar - Persika Karanganyar menanggung kekalahan saat berhadapan dengan PSIP Pemalang dalam laga lanjutan babak 10 besar Grup F Liga 3 Jawa Tengah 2021, di Stadion Bumi Phala Temanggung pada Selasa (23/11/2021) siang.

Dalam laga itu, PSIP Pemalang menang 2 gol tanpa balas atas Persika Karanganyar. Sebetulnya Persika sempat tampil memberi gebrakan pada menit - menit awal, namun serangan yang dilakukan para pemain tim berjuluk Laskar Lawu itu lekas dipatahkan oleh barisan pertahanan PSIP Pemalang.

Lewat tendangan jarak dekat di dalam area kotak penalti, Suryanto dapat lebih dahulu membobol gawang Persika yang dijaga Bagus Djiwo dan merubah kedudukan menjadi 1 - 0 untuk PSIP Pemalang, saat pertandingan baru berjalan 17 menit.

Persaingan yang ketat menginjak menit menit selanjutnya, juga diwarnai terjadinya pelanggaran hingga wasit harus mengeluarkan kartu kuning untuk dua pemain dari kedua kubu tim kesebelasan.

Bagus Prakoso pemain dari Persika lebih dahulu diganjar kartu kuning pada menit ke-32. Menyusul satu menit kemudian, Husain Fajar Ramadhan pemain dari PSIP juga mendapat kartu kuning setelah dianggap menjatuhkan salah satu pemain Persika.

Umpan antar kawan yang diberikan Muhammad Arif I'tibar sempat membuka peluang bagi Persika untuk mencetak gol balasan di menit ke-40. Namun, bola yang dilesatkan oleh Mohamad Iqbal masih melambung ke atas mistar gawang PSIP.

Menginjak menit 45+1 dari tambahan waktu dua menit yang diberikan, wasit kembali mengeluarkan kartu kuning yang kali ini diberikan kepada Wahyu Hidayat pemain dari Persika, setelah ia dianggap  menjatuhkan salah satu pemain lawan di posisi tengah.

Memasuki babak kedua, hujan yang mulai turun dan semakin deras membuat para pemain harus berupaya keras untuk menguasai bola karena lapangan hijau kembali becek seperti pada pertandingan sehari sebelumnya.

Cidera karena benturan menyertai pergantian pemain di sela berlangsungnya pertandingan juga lebih mendominasi di babak kedua ini. Tercatat, masing - masing kubu kesebelasan melakukan sebanyak empat kali pergantian pemain.

Pada empat menit laga babak kedua berjalan, Bagus Djiwo juga tak luput dari kartu kuning atas pelanggaran yang ia lakukan di area depan gawangnya sendiri. Sedangkan satu kartu kuning lagi untuk Persika disanksikan kepada Ferry Iksan Auliyak.

Juga di babak yang sama ini, wasit mengganjar kartu kuning atas pelanggaran yang dilakukan tiga pemain dari kubu PSIP yang masing - masing diberikan kepada Fikron Afriyanto, Ahmad Fatoni Usman dan Oska Lestaluhu.

Keberhasilan Ahmad Fatoni Usman menyambut umpan jarak jauh dari rekannya dan menyarangkan bola lewat sundulan kepala, membawa PSIP Pemalang berhasil unggul 2 - 0 pada menit ke-51 atas Persika Karanganyar.

Keunggulan skor 2 - 1 ini  bertahan hingga habis tambahan waktu lima menit dan peluit panjang wasit Fero Arsanto dibunyikan mengakhiri pertandingan.

Kekalahan tersebut merupakan yang kali pertama, sejak Persika Karanganyar berlaga di Liga 3 Jateng 2021.  Adapun pada babak penyisihan di Grup D, Persika menorehkan hasil dengan dua kali menang dan tiga kali seri. 

Sementara, di laga perdana babak 10 besar Grup F di stadion yang sama pada Senin (21/11/2021), Persika bermain imbang dengan skor 2-2 saat berhadapan dengan  Persak Kebumen.

Pelatih Kepala Persika Karanganyar, Benny Andriyawan, menyampaikan kekalahan anak - anak asuhannya pada lagi ini akan menjadi evaluasi untuk menghadapi laga selanjutnya.

"Dua gol yang diciptakan PSIP membuat mental anak-anak turun dan sulit bangkit. Namun peluang Persika belum habis. Masih ada kesempatan merebut poin di laga berikutnya," terang Benny Kingkong, sapaan Pelatih Kepala Persika Karanganyar itu, kepada wartawan usai pertandingan.

Sementara itu, Manajer Persika Karanganyar, Prihanto,  mengakui bahwa serangan dari PSIP Pemalang memang lebih terkoordinir dengan baik.

"Faktor hujan juga berpengaruh, karena bola menjadi sulit dikontrol. Yang jelas, kami akan lakukan evaluasi pemain, sebelum laga berikutnya," ungkap Prihanto.

(Pewarta : Kacuk Legowo)

Related News