Bursa Efek Indonesia | Foto : BEI
Klikwarta.com - Mungkin Anda pernah berpikir, mengapa harga barang-barang semakin lama semakin mahal? Misalnya saja, pada tahun 2015, harga beras per kg yang masih berada pada kisaran Rp 10.000-an, sekarang, pada November 2023, harganya sudah menembus nilai Rp 15.000-an.
Salah satu faktor yang menyebabkan hal ini terjadi adalah inflasi. Inflasi yang terjadi di Indonesia membuat harga barang dan jasa naik. Selain itu, jika Anda memiliki tabungan, uang tabungan Anda juga akan tergerus nilainya.
Pada tahun 2015, uang seratus ribu cukup untuk membeli 10 kg beras, sedangkan sekarang, dengan uang yang sama, Anda hanya akan mendapatkan 6,5 kg beras. Jumlahnya turun beberapa kg.
Oleh karena itu, investasi memainkan perannya disini. Dengan berinvestasi, uang Anda dapat bertumbuh seiring terjadinya inflasi. Tabungan seratus ribu rupiah Anda tidak tetap menjadi seratus ribu rupiah, tetapi dapat naik berkali-kali lipat, sehingga dapat menandingi tingkat inflasi. Menarik bukan?
Jenis-jenis investasi
Namun, yang perlu Anda pahami, terdapat berbagai jenis investasi yang populer di Indonesia. Masing-masing jenis memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Apa saja jenis-jenis investasi tersebut? Simak pembahasan berikut.
- Deposito berjangka
Deposito berjangka, atau bisa disebut juga tabungan berjangka, merupakan salah satu jenis investasi yang cocok untuk pemula karena keuntungannya pasti dan tidak memerlukan analisis mendalam seperti halnya jenis investasi yang lain.
Investasi ini menawarkan bunga yang lebih tinggi daripada tabungan biasa. Bunga yang ditawarkan bervariasi tergantung pada bank mana Anda menyimpan uang.
Namun, sesuai namanya, tabungan hanya bisa diambil dalam jangka waktu/tenor tertentu, mulai dari 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, sesuai dengan keputusan Anda. Jika Anda mengambil uang lebih cepat daripada tenornya, maka Anda akan dikenakan denda.
- Reksadana
Reksadana merupakan bentuk penghimpunan dana investasi dari investor (masyarakat), yang kemudian akan diinvestasikan lagi oleh manajer investasi ke berbagai instrumen. Sebagai imbalannya, investor akan mendapatkan uang dari keuntungan investasi tersebut.
Karena dikelola oleh seorang ahli investasi, menjadikan jenis investasi yang lagi ramai ini cocok dibeli oleh pemula yang tidak mau direpotkan untuk mengurus investasi.
Dengan reksadana, Anda sudah dapat berinvestasi dengan modal mulai dari sepuluh ribu rupiah saja. Jika sedang membutuhkan uang, Anda juga dapat mencairkan dana kapan pun, namun biasanya proses pencairan dana memakan waktu beberapa hari.
Reksadana sendiri terdiri dari berbagai macam, mulai dari yang risikonya paling rendah, yakni reksadana pasar uang, reksadana obligasi, reksadana saham, dan reksadana campuran.
- Obligasi atau surat utang
Pada dasarnya, saat Anda berinvestasi dalam obligasi atau surat utang, Anda sedang meminjamkan uang kepada pihak yang menerbitkan obligasi tsb. Sebagai imbalannya, pihak tersebut akan membayar uang pokok Anda dan memberikan bunga pada saat jatuh tempo.
Obligasi sendiri bersifat aman karena biasanya pemerintah dan korporasi yang mengeluarkan obligasi memberikan surat yang menjadi bukti bahwa mereka meminjam uang. Terdapat beberapa macam obligasi, mulai dari yang diterbitkan pemerintah, seperti SBN dan SBSN/Sukuk Negara; dan yang diterbitkan oleh BUMN atau BUMD, seperti Obligasi Korporasi; serta Obligasi Ritel.
Investasi pada instrumen obligasi memiliki beberapa kelebihan, diantaranya adalah memperoleh bunga atau nisbah yang terjamin, risiko rendah, dan dapat diperjualbelikan.
- Saham
Lain halnya dengan pemerintah yang mengumpulkan dana lewat obligasi, perusahaan swasta mengeluarkan saham sebagai alat untuk mengumpulkan dana dari masyarakat. Membeli saham suatu perusahaan berarti Anda juga memiliki bagian kepemilikan atas perusahaan tersebut.
Keuntungan yang didapat dari saham berasal dari dividen dan capital gain (selisih dari harga jual dan beli). Walaupun berisiko tinggi, saham banyak diminati investor karena saham menawarkan potensi keuntungan yang besar.
- Emas
Emas merupakan aset investasi yang sangat populer di Indonesia. Masyarakat biasanya membeli emas dalam bentuk perhiasan yang bisa dipakai, kemudian jika sedang membutuhkan uang, mereka bisa menjual emas itu kembali.
Selain dalam bentuk fisik, investasi emas juga dapat dilakukan lewat ponsel saja, yakni dengan menggunakan aplikasi yang menyediakan jasa investasi emas.
Keuntungan dari investasi emas hanya akan Anda dapatkan ketika menjual emas tersebut dalam harga yang lebih tinggi daripada harga beli. Harga emas cenderung naik dari masa ke masa, sehingga akan lebih cocok jika membeli emas untuk investasi jangka panjang.
- Forex
Forex, bisa disebut juga dengan valas, adalah salah satu jenis investasi yang memakai mata uang asing sebagai asetnya. Jenis investasi ini memanfaatkan naik-turunnya kurs mata uang untuk mendapatkan keuntungan lewat selisih harga jual dan beli mata uang asing.
Untuk berinvestasi forex, Anda memiliki dua pilihan, yakni investasi sendiri dengan modal sangat besar (dengan membeli satu lot atau seratus ribu lembar mata uang) atau dengan bantuan broker forex yang terjamin dan terpercaya. Salah satunya adalah broker metatrader 4 dari FBS. FBS merupakan broker forex internasional yang menyediakan akses bagi trader untuk dapat melakukan trading forex.
Aktivitas trading forex sendiri berlangsung secara online di pasar forex selama 24 jam per hari dan 5 hari per minggu. Anda bebas ingin berinvestasi kapan saja dan dimana saja.
Bagi Anda yang ingin trading forex, namun hanya punya modal sedikit, cent account forex yang telah disediakan oleh beberapa broker bisa menjadi solusi untuk mengatasinya. Dengan akun cent, Anda bisa melakukan trading forex dengan modal yang lebih terjangkau lagi.
Namun, yang perlu Anda ingat, Forex merupakan aset investasi yang menawarkan potensi keuntungan yang besar dengan risiko yang tidak kalah besar juga.
- Kripto
Kripto merupakan mata uang digital yang banyak dimanfaatkan sebagai aset investasi jangka pendek. Hal ini tidak lepas dari sifat kripto yang sangat fluktuatif, misalnya pagi hari, harga kripto masih rendah, sore harinya, harganya telah melambung sangat tinggi.
Sebagai aset investasi, kripto memiliki berbagai kelebihan, mulai dari proses transfer antar koin kripto cepat, potensi keuntungan besar, hingga biaya transfer rendah. Kripto juga memiliki kekurangan, seperti fluktuasi harga sangat tinggi, jika tidak memilih broker yang tepat, maka uang Anda rawan digelapkan, serta kripto memiliki risiko yang sangat besar.
Penutup
Demikian pembahasan mengenai jenis-jenis investasi yang populer di Indonesia. Beberapa jenis investasi di atas cocok digunakan oleh pemula yang ingin belajar berinvestasi. Namun, yang perlu Anda ingat, tidak semua dari jenis investasi di atas diperbolehkan dalam Islam.








