Peringati Hari Pahlawan, DPW PKS Jawa Timur Tabur Bunga dan Napak Tilas

Rabu, 11/11/2020 - 15:24
 DPW PKS Jawa Timur Tabur Bunga dan Napak Tilas

DPW PKS Jawa Timur Tabur Bunga dan Napak Tilas

Klikwarta.com, Jawa Timur - Memperingati Hari Pahlawan 2020 DPW PKS Jawa Timur menyelenggarakan berbagai kegiatan. Diantaranya Upacara Bendera dan Mengheningkan Cipta, tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, serta Napak Tilas ke tempat-tempat bersejarah di seputar 10 Nopember 1945.

Ketika memimpin upacara Hari Pahlawan, Ketua Umum DPW Irwan Setiawan meminta agar masyarakat selalu mengenang dan meneladani para pahlawan, termasuk para ulama. Diantaranya  pahlawan nasional. KH Hasyim Asy'ari, KH Wahid Hasyim, KH Wahab Chasbullah, KH As'ad Syamsul Arifin, Bung Karno, Bung Tomo, WR Supratman, HOS Tjokroaminoto, dan banyak lainnya. 

"Semangatdan perjuangan mereka harus kita lanjutkan. Menjadikan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur," pintanya

Tabur Bunga dilakukan di Taman Makam Pahlawan 10 Nopember di kawasan Mayjen Sungkono. Dalam kesempatan itu Irwan berterima kasih kepada Rachmad, putra seorang pahlawan yang dimakamkan, yang turut serta dalam tabur bunga. 

"Sampaikan kepada keluarga, terima kasih kami yang tak terhingga atas pengorbanan almarhum mengangkat senjata dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan," ujar Anggota DPRD Jatim 2009-2019 ini seraya mengajak hadirin mendoakan almarhum.

"Di TMP 10 Nopember ini banyak nisan yang bertuliskan Pahlawan Tak Dikenal. Mari kita doakan bersama. Mereka gugur agar kita semua bisa mengirup udara kemerdekaan. Meskipun tak dikenal di bumi, insya'Allah mereka syahid dan dikenal oleh penghuni langit," kata Irwan

Rombongan selanjutnya melakukan napak tilas ke beberapa tempat yang berkaitan dengan peristiwa heroik 10 Nopember. Antara lain Jembatan Merah, Tugu Pahlawan dan Museum 10 Nopember, Tempat perobekan bendera di Hotel Majapahit (dulu Hotel Yamato/Oranje), dan Jalan Mastrip.

Irwan menilai tempat-tempat tersebut perlu dilindungi dan dikembangkan menjadi wisata sejarah. Hal ini bertujuan agar generasi mendatang bangga dan ingat akan perjuangan para pahlawan bangsa. Seperti halnnya di Museum 10 Nopember masih ada rangkaian peristiwa yang belum masuk diorama, yakni Resolusi Jihad Hadratus Syekh KH Hasyim Asy'ari. Begitu juga halnya di Jalan Mastrip belum ada monumen yang menjelaskan bahwa jalan tersebut bersejarah. Hotel Majapahit juga belum tersedia ruang yang memadai untuk mengenang peristiwa heroik perobekan bendera tiga warna. 

"Prasastinya terlalu kecil dan tinggi. Sedangkan area perobekan bendera juga tidak bisa diakses oleh masyarakat. Saya pikir ini mesti kita perbaiki ke depan," terang Irwan.

Pada kesempatan Hari Pahlawan, PKS Jatim juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pahlawan di masa pandemi covid-19. 

Irwan menyebut banyak pahlawan dalam masa-masa sempit ini. Para tenaga medis di garis depan, para relawan kemanusiaan, para satgas covid hingga kampung-kampung, para sopir angkutan logistik, driver online, para guru, dan masih banyak lagi. 

"Kita do'akan bagi yang gugur, dan kita jadikan inspirasi apa yang mereka lakukan. Serta mari menjadi pahlawan di masa pandemi ini mulai dengan diri kita sendiri menerapkan protokol kesehatan. Menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun," pungkasnya. 

(Pewarta : Supra)

Berita Terkait