F-PKB DPRD SBB Minta Pemda Perhatikan Lembaga Pendidikan Keagamaan

Rabu, 10/06/2020 - 05:58
Sekretaris PKB DPRD SBB Eko Budiono

Sekretaris PKB DPRD SBB Eko Budiono

Klikwarta.com, SBB.Maluku - Sekretaris PKB DPRD SBB Eko Budiono mendukung rencana penerapan New Normal di kabupaten Seram Bagian Barat. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan ekonomi produktif dan aman Covid-19 dengan tetap pada protokol kesehatan Covid-19.

Selain mendukung penerapan new normal yang diterapkan oleh Pemda SBB, Sekretaris F-PKB DPRD SBB Eko Budiono juga meminta Pemda SBB agar dapat pula memberikan perhatian serius kepada lembaga pendidikan keagamaan seperti pesantren yang ada di kabupaten Seram Bagian Barat.

Selain itu, taman-taman pengajian harus pula menjadi perhatian serius Pemda SBB dalam penerapan pemberlakuan new normal life, sebab kata Eko, ada aset terbesar yang mana soal pembinaan akhlak terhadap anak-anak diseantero Bumi Saka Mese Nusa tercinta.

Selanjutnya, sambung Eko, pemberian vitamin bagi anak-anak sangat penting pula, namun sampai hari ini Pemda SBB hanya terfokus pada pemberian bantuan sembako dan pembagian masker, sehimgga lupa akan anak-anak dan ibu hamil dalam pemberian asupan gizi dan vitaminnya.

"Belum lagi anak-anak yatim yang mereka juga butuh perhatian serius dari pemda SBB apalagi, sudah diberlakukan News Normal Life di kabupaten SBB", jelas Eko.

Selain SBB menuju tatanan kehidupan baru dari beberapa sektor yakni pariwisata, hotel dan lainnya. Pemda SBB harus pula segerah lakukan new normal untuk tempat-tempat peribadatan yang ada di kabupaten SBB. Sebab, disana banyak doa-doa yang bisa di panjatkan demi keselamatan bangsa dan negara, dan secara khusus keselamatan masyarakat Saka Mese Nusa agar terhindar dari virus mematikan tersebut.

Dan yang terpenting adalah sosialisasi harus terlaksana secara merata agar tidak ada persepsi yang berbeda tentang apa itu new normal, hal ini juga menjadi perhatian serius dan tanggung jawab bersama begitu pula dengan pemerintah daerah kabupaten SBB, mulai dari pemerintah tingkat kabupaten sampai ke dusun-dusun yang ada di Kabupaten SBB.

Lanjut Eko, para medis sebagai garda terdepan harus dilibatkan pula untuk bergerak memberikan sosialisasi ke masyarakat dengan turun langsung bersama perangkat-perangkat desa yang ada dan tunjangan bagi tenaga medis yang sudah di kucurkan pempus melalui menteri keuangan jangan sampai terabaikan.

"Saya ingatkan, Pemda SBB jangan abaikan haknya tenaga medis, apalagi SBB akan menuju tatanan kehidupan baru, dan tenaga para medis masih dibutuhkan sebagai garda terdepan untuk perangi Covid-19", tutup Eko.

(Pewarta : Fitrah)

Berita Terkait