Guru Honorer di SMK Aceh Utara Jadi Korban Jambret

Kamis, 19/09/2019 - 18:44
Kasat Reskrim AKP Achmat Budi Martono menunjukan kedua tersangka penjambretan

Kasat Reskrim AKP Achmat Budi Martono menunjukan kedua tersangka penjambretan

Klikwarta.com, Aceh Utara - Seorang guru honorer salah satu SMK di Lhoksukon Aceh Utara menjadi korban jambret di jalan Medan- Banda Aceh, tepatnya di kawasan Gampong  Mesjid, Kecamatan Syamtalira Aron, sehingga mengakibatkan korban kehilangan uang tunai Rp2 juta.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Syamtalira Aron Iptu Sudirman, di Lhoksukon Kamis mengatakan, korban bernama Yusra Wati (35), warga Gampong Matang Ben, Kecamatan Tanah pasir.

“Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (18/9) sekitar pukul 22.00 WIB, akibat kejadian ini korban kehilangan tas berisi, KTP, STNK, SIM, ATM, sebuah smartphone, sebuah handphone dan uang tunai Rp2 juta,” kata Iptu Sudirman.

Dikatakan, kejadian ini berawal saat korban bersama seorang anaknya yang masih kecil diboncengi oleh saudaranya, Azmi (28), warga Gampong Glumpang Tujoh, Kecamatan Matangkuli, dengan menggunakan satu unit sepeda motor.

Malam itu mereka sedang dalam perjalanan pulang dari Kecamatan Samudera, setiba di lokasi kejadian di Gampong Mesjid tepatnya di jalan area persawahan, tiba-tiba korban di serempet satu unit sepeda motor dari sebelah kiri, kemudian pelaku menarik tasnya.

Dijelaskan, pelaku mengendarai sepeda motor jenis Vario warna hitam tanpa menggunakan nomor polisi. Menurut keterangan, ciri-ciri pelaku berbadan kurus tinggi.

Setelah menarik tas korban, pelaku langsung melarikan diri ke arah Simpang Mulieng dan berbelok ke arah Kecamatan Tanah Pasir, korban bersama Azmi sempat mengejar pelaku, namun upaya itu tidak berhasil.

Korban langsung melaporkan ke Polsek Syamtalira Aron usai kejadian tersebut, diprediksi korban mengalami kerugian mencapai Rp5 juta akibat peristiwa itu.

Menurut Kapolres Aceh Utara Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Syamtalira Aron Iptu Sudirman mengatakan kasus masih dalam penyelidikan dan penyidikan kepolisian setempat. (waldi)

Berita Terkait