Garuda FC Serenan Klaten keluar sebagai juara Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Karanganyar #1, di Stadion RM Said, Minggu (26/7/2026).
Klikwarta.com, Karanganyar - Partai final Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Karanganyar #1 menyajikan duel sengit di Stadion Raden Mas Said, Minggu sore (26/7/2026).
Dalam laga antarklub Solo Raya tersebut, Garuda FC Serenan Klaten keluar sebagai juara usai menumbangkan Puma FC Mojolaban Sukoharjo dengan skor tipis 1-0.
Kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka sejak peluit kick-off ditiupkan. Puma FC sempat merepotkan barisan pertahanan Garuda FC lewat skema serangan balik cepat pada awal laga. Namun, ketenangan barisan belakang klub asal Klaten tersebut berhasil meredam potensi bahaya, hingga babak pertama usai tanpa gol.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan kian meningkat seiring riuh gemuruh suporter. Momen penentu kemenangan Garuda FC akhirnya tercipta di pertengahan babak kedua. Memanfaatkan celah di lini belakang Puma FC, penyerang Garuda FC melepaskan tembakan terukur yang gagal diantisipasi kiper lawan.
Tertinggal satu gol, Puma FC tampil jauh lebih agresif demi mengejar ketertinggalan. Meski mengurung pertahanan lawan hingga menit-menit akhir, gelombang serangan bertubi-tubi dari Puma FC mentok di tangan kiper dan benteng kokoh Garuda FC.
Skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Hasil ini resmi mengantarkan Garuda FC Serenan Klaten mengangkat trofi bergengsi Piala Bupati Karanganyar #1 tahun 2026.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, mengapresiasi tinggi gelaran turnamen yang diikuti 16 tim antarkampung (tarkam) terbaik dari berbagai daerah di Jawa Tengah ini. Menurutnya, kompetisi bukan sekadar ajang adu gengsi, melainkan wadah pembinaan bakat sekaligus penggerak roda ekonomi lokal.
"Melalui pertandingan ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berkomitmen menghadirkan olahraga yang mampu melahirkan prestasi, mempererat persaudaraan, serta membuka lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat," ujar Rober saat memberikan sambutan.
Kehadiran ribuan penonton sepanjang turnamen turut mendatangkan berkah bagi para pelaku UMKM. Puluhan stan kuliner dan produk lokal yang memadati kawasan stadion tampak diserbu pengunjung, membuktikan bahwa geliat sportivitas di lapangan hijau mampu berjalan selaras dengan penguatan ekonomi kerakyatan.








