Bupati Karanganyar, Rober Christanto, melantik dan mengambil sumpah jabatan pimpinan Baznas periode 2026–2031, di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (28/7/2026)
Klikwarta.com, Karanganyar - Estafet kepemimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar resmi berganti. Bupati Karanganyar, Rober Christanto, melantik dan mengambil sumpah jabatan pimpinan Baznas periode 2026–2031, di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (28/7/2026).
Momen ini menandai berakhirnya masa bakti pengurus 2021–2026 sekaligus menjadi pijakan awal bagi jajaran baru untuk melesatkan kinerja pengumpulan serta penyaluran zakat daerah.
Dalam sambutannya, Rober mengapresiasi rekam jejak Baznas Karanganyar yang terus menunjukkan tren positif dari periode ke periode. Namun, ia mengingatkan bahwa capaian baik tersebut membawa tanggung jawab besar bagi nakhoda baru untuk membukukan prestasi yang lebih tinggi.
"Baznas dari periode para pendahulu terus meningkat dan makin bagus. Ini menjadi tugas bagi pengurus yang baru agar pengumpulan maupun penyaluran zakat bisa lebih baik lagi," tegas Rober.
Rober menggarisbawahi bahwa kunci utama dalam memenangkan kepercayaan publik adalah transparansi. Keterbukaan alur penerimaan hingga penyaluran dana zakat dinilai menjadi syarat mutlak agar masyarakat maupun muzakki di Karanganyar tidak ragu menyalurkan hartanya.
"Perlu alur yang transparan. Jika alur penerimaan dan penyaluran ini terbuka, seluruh warga Karanganyar akan percaya dan tidak ragu-ragu lagi berzakat lewat Baznas," ujarnya.
Kehadiran wajah-wajah muda dalam komposisi pimpinan 2026–2031 menyuntikkan optimisme baru. Rober mendorong para pengurus muda ini bekerja sungguh-sungguh, berinovasi sesuai syariat, namun tetap rendah hati untuk menyerap ilmu dari pimpinan terdahulu demi menjaga kesinambungan program.
Melalui tata kelola yang transparan, profesional, dan akuntabel, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menargetkan Baznas setempat bertransformasi menjadi salah satu lembaga pengumpul zakat terbesar di Jawa Tengah hingga tingkat nasional.
Diisi kombinasi tokoh masyarakat dan profesional, pimpinan Baznas Karanganyar periode 2026–2031 resmi dilantik. Mereka adalah Dr. H. Anas Aijudin, S.Sos.I, M.Hum, Danang Warsito, S.Kep, Joko Sutrisno, S.H., M.M, Kustiyono Amd, dan Santoso, S.P.
Lewat nahkoda baru ini, Baznas Karanganyar siap tancap gas mengoptimalkan potensi zakat daerah demi mengakselerasi kesejahteraan masyarakat luas.
Usai resmi dilantik bersama empat pimpinan lainnya untuk periode 2026–2031, pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar, Kustiyono, menegaskan komitmennya untuk membawa Baznas Karanganyar ke arah yang lebih baik.
Menanggapi arahan Baznas Provinsi Jawa Tengah dan Bupati Karanganyar, Kustiyono menyampaikan bahwa program kerja utama Baznas Karanganyar ke depan akan berfokus pada ekstensifikasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Langkah ini dilakukan guna memaksimalkan serta meningkatkan jumlah UPZ secara bertahap.
"Prinsipnya, program yang sudah baik akan kami lanjutkan dan tingkatkan, sementara yang masih kurang akan kami lengkapi. Fokus utama kami adalah ekstensifikasi UPZ untuk memaksimalkan potensi penerimaan," ujar Kustiyono.
Terkait fluktuasi perolehan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Kustiyono menjelaskan bahwa dinamika perolehan setiap bulan merupakan hal yang wajar. Tren perolehan biasanya mengalami lonjakan signifikan pada momen-momen tertentu, seperti bulan Ramadan.
Meski demikian, kami sangat optimistis dapat mempertahankan predikat Baznas Karanganyar sebagai salah satu yang terbaik, sekaligus menjaga tren kenaikan perolehan secara tahunan. Untuk mencapai target tersebut, Baznas Karanganyar akan mengedepankan kolaborasi, sinergi, dan koordinasi lintas sektor dengan memperkuat kerja sama bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, serta para pemangku kepentingan terkait.
Selain itu, Baznas Karanganyar memastikan seluruh mekanisme penyaluran zakat tetap tepat sasaran berpedoman pada regulasi dan ketentuan syariat untuk delapan asnaf, sembari terus aktif mendengarkan masukan dari pimpinan OPD dan elemen masyarakat.
"Kami berlima solid. Dengan dukungan seluruh pimpinan OPD dan pemangku kepentingan, kami optimistis dapat mempertahankan capaian yang ada, bahkan membawa Baznas Karanganyar melangkah lebih jauh," pungkasnya.
Pewarta : Kacuk Legowo








