Kemkominfo bersama Komisi I DPR RI Gelar Sosialisasi ASO dan Seremoni Penyerahan STB 

Jumat, 25/11/2022 - 22:01
Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan Seremoni Penyerahan Set Top Box (STB) Kemkominfo bersama Komisi I DPR RI.

Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan Seremoni Penyerahan Set Top Box (STB) Kemkominfo bersama Komisi I DPR RI.

Klikwarta.com, Bukittinggi - Kementerian Kominfo (Kemkominfo) bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia menggelar sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan Seremoni Penyerahan Set Top Box (STB).

Menghadirkan pemateri dari Anggota Komisi I DPR RI A.Rizki Sadig, Praktisi Penyiaran Firman Fuji Istanto, Direktur Pengelolaan Media Dirjen IKP Kemkominfo RI Nursodik Gunarjo. 
 
Anggota Komisi I DPR RI A.Rizki Sadig mengatakan, Migrasi TV Analog ke TV Digital bersamaan dengan dimunculkan dalam undang-undang omnibus law dan juga pemerintah sudah bertekad, sebelum pelaksanaan G20 di Bali kemarin, dimana Indonesia sebagai tuan rumah, itu sudah harus di seluruh Indonesia sudah tidak bisa lagi menggunakan tv analog. 

Ia menjelaskan, manfaat menggunakan tv digital, yang pertama tv analog itu siarannya terbatas dan menggunakan frekuensi nya juga sangat besar, jadi negara yang menyediakan frekuensinya menjadi boros. Digital bisa digunakan rame-rame. siaran televisi digital ini mengguntungkan dan banyak tantangannya, baik bagi pengusaha perusahaan maupun pemerintah. 

"TV digital ini sangat hemat dan efisien dibandingkan dengan kita membayar kuota internet tiap bulannya. Penggunaan tv digital ini sangat mudah kita beli alatnya, kita colok itu kita install dan kemudian selesai kita bisa menerima semua siaran televisi yang menganut sistem digital," kata Anggota Komisi I DPR RI A. Rizki Sadig dalam pemaparan materinya, Kamis (24/11/2022). 

Teknologi digital tersebut, memang diyakini adalah sebuah teknologi yang bisa membuat segala aktivitas kita, tidak hanya aktivitas hiburan maupun aktivitas kita bersosialisasi akan lebih murah, lebih efisien, lebih bagus kualitasnya dan kemudian lebih memudahkan kita dalam segala hal, itu perkembangan teknologi digital yang sama-sama kita paham.

"Jadi tidak mungkin perkembangan digital ini merugikan kita, itu akan banyak keuntungannya, banyak manfaatnya dan itu kita akan mendapatkan siaran-siaran yang lebih berkualitas gambarnya, tidak perlu naik genteng lagi untuk meluruskan antenanya, kemudian semua sudah terkoneksi dan itu semua bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat," terang Rizki. 

Direktur Pengelolaan Media Dirjen IKP Kemkominfo RI Nursodik Gunarjo mempertanyakan, kenapa harus beralih ke TV Digital? Alasannya, Pertama. Amanat UU Cipta Kerja, terlambat dibanding negara lain dan boros frequensi. 

Apa perbedaan siaran TV Analog dan siaran TV Digital?

Pertama. Sinyal pada tv analog ditransmisikan melalui sinyal radio yang terbagi dalam format video dan audio. Sinyal video ditransmisikan dalam gelombang AM, sementara audio ditransmisikan dalam gelombang FM.

Kedua. TV digital sinyal ditransmisikan dalam bentuk format "bit" atau data informasi, serupa dengan cakram CD, DVD, dan Blu -ray. Semua data disinyal tv digital dibawa sekaligus, seperti warna, gambar, dan suara (termasuk surround) dan data.

TV Analog:

*Dirancang untuk suara.
*Sinyal yang dipancarkan berupa sinyal analog (sinyal ditangkap antena)
*Kualitas gambar bersih dan suara jernih jika dekat dengan pemancar.

*Menggunakan pancaran dengan memodulasikannya langsung pada pembawa frequensi.
*Banyak terdapat noise.
*Biaya penyiaran tinggi.

TV Digital:

*Dirancang untuk suara dan data.
*Sinyal yang dipancarkan berupa sinyal sistem siaran digital.
*Tak perlu dekat dengan pemancar untuk mendapatkan gambar bersih dan suara jernih.

* Data terlebih dahulu dikodekan dalam bentuk digital, baru dipancarkan.
*Tayangan bersih suara jernih.
*Biaya penyiaran rendah.

Urgensi digitalisasi penyiaran:

* Siaran televisi yang lebih berkualitas.
* Penataan dan efisiensi frekuensi guna mendorong ekonomi digital dan industri di era revolusi 4.0.
* Penggunaan frekuensi yang lebih adil dan merata . 

Peralihan ke TV Digital ini, tentunya memiliki banyak manfaat, menurut Boston Consulting Group memperkirakan manfaat dari digital dividend dengan peningkatan internet di Indonesia, maka dalam lima tahun akan menghasilkan multiplier effect, yaitu penambahan lapangan kerja baru, penambahan peluang usaha baru, penerimaan kas negara.

Sesuai Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2021, ASO dilaksanakan secara bertahap.

Bagaimana cara cek sinyal TV Digital:

Pertama. Download aplikasi sinyal TV digital di google Play Store/apple store.

Kedua. Install aplikasi dan setelah terpasang jalankan aplikasi.

Ketiga. Aplikasi akan meminta izin akses lokasi anda, klik izinkan. Aplikasi akan menampilkan map seseuai lokasi. 

Keempat. Cek pada peta, warna apa yang muncul ada artinya sinyal bagus, sinyal buruk dan sinyal sedang.

Cara menonton siaran digital: TV Digital; terdapat TV Digital terhubung ke kabel antena dan antena UHF

Cara men-setting siaran TV Digital?

Pertama. Pastikan di daerahmu sudah terdapat siaran televisi digital.

Kedua. Gunakan antene biasa, yaitu antena UHF baik berupa antena luar rumah (outdoor) atau antena dalam rumah (indoor).

Ketiga. Pastikan bahwa pesawat televisi sudah dilengkapi dengan penerima siaran televisi digital DVBT2.

Keempat. Jika televisi hanya bisa menerima siaran analog, pasang STB.

Kelima. Setelah perangkat televisi tersambung, pilih opsi pengaturan/ setting.

Keenam. Pilih auto scan untuk memindai program-program siaran televisi digital.

Selanjutnya kita masuk apa itu Set Top Box (STB)?

*Set Top Box adalah alat untuk mengkonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang yang dapat ditampilkan di TV Analog biasa.

*Set Top Box ini sudah mendukung Digital Video Broadcasting –Second Generation 
Terrestrial (DVB-T2).

*Set Top Box tidak memerlukan antene parabola dalam menerima sinyal digital, cukup menggunakan antene televisi biasa (UHF).

Cara menonton siaran digital: TV Analog: TV Tabung atau TV Led/LCD Analog, memiliki Kabel RCA dan Kabel HDMI dan terdapat Set Top Box, memiliki antena, antena UHF

Adapun langkah mencari siaran TV Digital dengan Set Top Box:

*Pastikan televisi dalam keadaan AV.
*Bila terdapat beberapa AV pada televisi.
*Sesuaikan dengan koneksi STB apakah AV1, AV2 dan seterusnya.

*Setelah ditentukan nyalakan STB
*Tekan tombol menu pada remot STB
*Cari menu pencarian saluran dan pilih pencarian otomatis hingga pencarian dilakukan.

*Pilih simpan.
*Dan selesai.

STB itu untuk siapa? Bantuan STB untuk Rumah Tangga Miskin Ekstrem. 

Sesuai amanat PP Nomor 46 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2021, pemerintah hanya membantu dalam penyediaan STB kepada rumah tangga miskin.

Penyediaan STB gratis tersebut, berasal dari komitmen para penyelenggara multipleksing dan jika tidak mencukupi sisanya akan dibantu pemerintah.

Bantuan STB Untuk Masyarakat Miskin Ekstrem.

Pertama. Langsung diberikan oleh penyelenggara multiplesking atau pemerintah.

Kedua. Rumah tangga miskin ekstrem penerima bantuan STB adalah mereka yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan ada di desil 1 data percepatan pensasaran penghapusan kemiskinan ekstrem (P3KE)

Ketiga. Selain itu rumah tangga miskin ekstrem tersebut, memiliki perangkat tv analog, menikmati siaran tv terestrial, berada pada cakupan siaran tv digital terestrial.

Keempat. Satu rumah tangga miskin hanya menerima 1 bantuan STB.

Adapun Misinformasi seputar ASO:

Pertama. Siaran tv digital adalah siaran streaming melalui gawai yang membutuhkan kuota internet. Fakta siaran tv digital tidak memerlukan kuota internet.

Kedua. Siaran tv digital adalah siaran tv berlangganan melalui kabel atau satelit yang berbayar setiap bulannya. Fakta: siaran tv digital gratis dan tidak ada biaya bulanan.

Ketiga. Untuk menikmati siaran tv digital harus ganti perangkat tv digital. Fakta: perangkat tv analog tabung maupun layar datar tetap bisa menikmati siaran tv digital dengan menambahkan STB.

Sementara itu, Praktisi Penyiaran Firman Fuji Istanto mengungkapkan, Kementerian Komunikasi dan Informatika secara bertahap menghentikan siaran analog tv digital.

"Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tayangan, serta mengikuti pekembangan jaman. Nantinya perangkat tv juga akan perlahan beralih ke model tv digital,"  ungkapnya.

Ia menjelaskan, TV Digital adalah perangkat televisi yang mampu menangkap siaran sinyal digital dalam bentuk bit data informasi, sama yang disajikan dalam streaming seperti YouTube dan sejeninsnya. 

"TV Digital gambar yang ditangkap akan menjadi lebih jernih dan tidak lagi ada gangguan “semut” ketika sinyal sulit ditangkap," jelas  Firman. 

Ia sebut, kelebihan pakai TV Digital? Manfaat TV Digital.

Pertama. Canggih, bersih, jernih: Dengan teknologi yang lebih canggih, sehingga menampilkan gambar yang lebih bersih, serta suara yang lebih jernih.

Kedua. Teknologi canggih: Tidak seperti TV Satelit atau Parabola, Siaran tv digital memakai teknologi antena penerima DVBT2

Ketiga. Bukan TV Streaming: Sehingga tidak memerlukan biaya maupun kuota Internet.

Keempat. Bukan TV Berlangganan: Sehingga juga tidak perlu ada biaya bulanan.

Kelebihan dan Kualitas TV Digital

Pertama. Suara dan gambar lebih jernih, siaran tv digital jauh lebih baik dibandingkan dengan tv analog. Pada tv digital, tidak akan menemui gambar yang berbayang dan noise (bintik-bintik) pada layar.

Kedua. Tak hanya dimanjakan dengan siaran televisi yang jernih dan stabil mendapatkan fasilitas tambahan seperti EPG.

Apa yang dimaksud dengan EPG? (Electronic Program Guide) yakni fasilitas untuk mengetahui acara yang telah dan akan ditayangkan. Pengguna juga bisa langsung menilai kualitas penyiaran dengan 
memberikan rating terhadap program televisi yang ditonton.

Manfaat TV Digital dalam meningkatkan potensi daerah:

Pertama. Kualitas gambar dan suara tv lokal tidak kalah dengan tv nasional.

Kedua. Meningkatkan Insan tv lokal untuk berinovasi menghasilkan program yang lebih berkualitas.

Ketiga. Meningkatkan nilai bagi mitra sponsor untuk beriklan di tv local.

Keempat. Meningkatkan kepercayaan diri generasi muda untuk berkarya dan berkontribusi pada tv lokal di daerah masing-masing.

Kelima. Peningkatan kualitas internet di daerah.

Sesi tanya jawab:

1. Dari Viveno Susilo: Dengan digitalisasi, siaran akan lebih beragam, sehingganya terbuka peluang bagi siaran-siaran lokal maupun interlokal untuk saling bersaing mencari mangsa pasar penonton. 

Terutama di daerah perbatasan, karena masyarakat di wilayah perbatasan dapat menikmati siaran dari tv lokal maupun siaran tv negara tetangga yang kemungkinan bisa berpotensi memudahkan identitas nasional dan juga rasa nasionalisme sebagai bagian dari bangsa indonesia? 

Gimana kontrol pemerintah dalam memfilter keberagaman siaran tv tersebut? 

Jawaban: di tv itu ada fitur kontrol untuk anak-anak terkait siaran yang mau ditonton, dan juga ada kontrol wilayah hanya membatasi wilayah milik kita saja, dan juga ada kontrol dari KPI.

2. Bagaimana cara pemerintah menyosialisasikan tv digital kepada masyarakat? Apakah semua tv analog di daerah-daerah sudah mati total? 

Jawaban: Pemerintah telah melakukan iklan melalui tv dengan mengundang artis papan atas Agnes Monica, dan mengadakan seminar dan sosialisasi kepada masyarakat terkait tv digital. Untuk jabodetabek tv analog nya sudah mati total dan untuk daerah daerah masih dalam tahap penyesuaian.

3. Apakah tv digital masih menggunakan antena? 

Jawaban: Ya tv digital masih menggunakan antena UHF ya.

Selanjutnya penutupan dengan penyerahan seremoni STB kepada keluarga miskin yang terdaftar di Blitar.

Kontributor: Edwarman

Berita Terkait