Pilkades Serentak, Kapolres Mukomuko Tegaskan 6 Pesan Penting

Rabu, 23/09/2026 - 23:15
Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K.

Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K.

Klikwarta.com, MUKOMUKO, 22 September 2026 – Pilkades serentak di Kabupaten Mukomuko memasuki tahapan yang mendapat perhatian dari jajaran kepolisian. Menjelang pelaksanaannya, Polres Mukomuko mengingatkan masyarakat agar menjaga keamanan, menghormati perbedaan pilihan, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya.

Imbauan tersebut disampaikan Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K. sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas selama seluruh rangkaian Pilkades berlangsung.

Kapolres meminta masyarakat tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk memutus hubungan kekeluargaan maupun persaudaraan.

Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi. Karena itu, masyarakat diminta menyikapinya secara dewasa dan tetap menjaga hubungan baik setelah proses Pilkades selesai.

“Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam sebuah proses demokrasi. Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga persatuan dan persaudaraan,” ujar AKBP Riky Crisma Wardana.

Ia mengingatkan, persoalan Pilkades tidak boleh berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.

Kapolres juga memberi perhatian khusus terhadap informasi yang beredar di media sosial dan berbagai saluran komunikasi masyarakat.

Masyarakat diminta tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui sumber dan kebenarannya. Hoaks dan informasi provokatif dinilai dapat memperkeruh situasi apabila disebarkan tanpa verifikasi.

“Jangan mudah percaya terhadap isu yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Pastikan terlebih dahulu informasi tersebut sebelum diteruskan kepada orang lain,” tegasnya.

Dalam imbauan Kamtibmas yang disampaikan melalui poster resmi Humas Polres Mukomuko, terdapat enam pesan yang ditujukan kepada masyarakat menjelang Pilkades serentak.

Pesan pertama adalah menjaga persatuan.

Masyarakat diminta tetap menjaga kerukunan meskipun memiliki pilihan calon kepala desa yang berbeda. Perbedaan dukungan tidak boleh menjadi alasan untuk saling bermusuhan.

Pesan kedua adalah menghindari provokasi.

Masyarakat diminta menyaring informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Informasi berkaitan dengan Pilkades yang belum terverifikasi diminta tidak disebarluaskan.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan media sosial untuk menyebarkan hoaks atau konten yang berpotensi memicu konflik.

“Gunakan media sosial secara bijak, jangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan jangan memberikan ruang bagi pihak-pihak yang ingin memecah persatuan masyarakat,” kata AKBP Riky Crisma Wardana.

Pesan ketiga berkaitan dengan keamanan lingkungan.

Masyarakat diminta ikut memperhatikan kondisi lingkungan masing-masing dan segera menyampaikan laporan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan, potensi konflik, atau tindakan yang dapat mengganggu keamanan.

Polres Mukomuko bersama jajaran Polsek juga disebut akan melakukan pemantauan dan langkah pengamanan di wilayah hukum masing-masing.

Pesan keempat adalah menjunjung tinggi sportivitas.

Masyarakat tetap diperbolehkan memberikan dukungan kepada calon pilihannya. Namun, dukungan tersebut diminta dilakukan secara santun, tertib, dan sesuai ketentuan.

Tindakan yang merugikan, menghina, mengintimidasi, atau menjatuhkan pihak lain tidak boleh dilakukan.

“Silakan berbeda pilihan dan memberikan dukungan kepada calon masing-masing, tetapi tetap kedepankan etika, kesantunan dan aturan,” ujar Kapolres.

Pesan kelima adalah menggunakan hak pilih.

Masyarakat yang telah memenuhi persyaratan sebagai pemilih diimbau menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab.

Pemilih juga diminta datang ke tempat pemungutan suara atau TPS dengan tertib dan mengikuti ketentuan yang berlaku. Pilihan diberikan sesuai hati nurani tanpa tekanan.

Kapolres menyebut partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih merupakan bagian penting dalam pelaksanaan Pilkades. Namun, proses tersebut tetap harus berlangsung tertib dan sesuai aturan.

Pesan keenam adalah bersama-sama menjaga kondusivitas.

Kapolres menegaskan bahwa keamanan selama Pilkades bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Masyarakat, calon kepala desa, pendukung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, perangkat desa, dan seluruh pihak yang terlibat memiliki peran dalam menjaga situasi tetap aman.

“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Polres Mukomuko menyatakan akan mengedepankan langkah preventif, pendekatan humanis, serta pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Pilkades.

Dalam menjalankan pengamanan, Polri juga menyatakan akan menjalankan tugas sesuai ketentuan dengan mengedepankan netralitas dan profesionalitas.

“Kami dari Polres Mukomuko berkomitmen untuk mengawal seluruh tahapan Pilkades sesuai dengan tugas dan kewenangan kami. Kami mengedepankan netralitas, profesionalitas dan pelayanan kepada masyarakat,” kata AKBP Riky Crisma Wardana.

Kapolres juga meminta masyarakat tidak menyelesaikan persoalan dengan cara sendiri apabila terjadi perbedaan pendapat atau masalah selama Pilkades.

Setiap persoalan diminta diselesaikan melalui komunikasi dan mekanisme yang berlaku. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

“Apabila ada persoalan atau perbedaan pendapat, mari kita selesaikan dengan kepala dingin dan melalui mekanisme yang ada. Jangan melakukan tindakan main hakim sendiri,” imbaunya.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan atau menemukan potensi gangguan keamanan diminta segera berkomunikasi dan melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Melalui imbauan tersebut, Polres Mukomuko berharap seluruh tahapan Pilkades dapat berlangsung aman, damai, tertib, dan lancar.

Kapolres kembali mengingatkan bahwa perbedaan pilihan tidak seharusnya menghilangkan persaudaraan di tengah masyarakat.

“Mari kita sukseskan Pilkades dengan penuh kedewasaan. Berbeda pilihan bukan berarti harus bermusuhan. Setelah seluruh proses selesai, kita tetap bersaudara dan bersama-sama membangun desa agar semakin maju dan sejahtera,” tutupnya.

Dengan semangat “Pilkades Aman, Desa Maju”, Polres Mukomuko mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan, menghormati perbedaan pilihan, menolak hoaks dan provokasi, serta mempertahankan persatuan selama seluruh rangkaian Pilkades berlangsung. (sumber: Humas Polres Mukomuko)

Berita Terkait