Kendaraan Kemendikdasmen dalam Karnaval Nusantara di Jakarta
Klikwarta.com, Jakarta, 18 Agustus 2026 - Semangat kemerdekaan tidak hanya hadir dalam kemeriahan karnaval dan beragam mobil hias yang melintas di jalanan Jakarta. Dalam rangkaian Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan, kebersamaan 29 kementerian dan lembaga (K/L) menjadi gambaran solidaritas dan persatuan masyarakat Indonesia, termasuk kepedulian terhadap saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8), menjadi ruang perjumpaan masyarakat melalui keberagaman budaya dan kreativitas. Karnaval pun tidak hanya menghadirkan suasana perayaan, tetapi juga merefleksikan semangat untuk saling menguatkan dan berdiri bersama sebagai satu bangsa.
Karnaval mobil hias menjadi bagian dari representasi budaya Nusantara yang mencerminkan persatuan, kekayaan budaya, dan semangat kebangsaan. Beragam tema dan ornamen yang ditampilkan masing-masing K/L memperlihatkan keberagaman Indonesia dalam satu rangkaian kegiatan yang mempertemukan pemerintah dan masyarakat.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) turut berpartisipasi dengan menghadirkan empat mobil hias yang menampilkan program prioritas pendidikan pada jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Mobil hias jenjang SD menghadirkan keceriaan anak-anak dalam belajar dan bermain melalui suasana pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Konsep tersebut menggambarkan semangat bermain sambil belajar dan belajar sambil bermain, sebagai ruang bagi anak untuk mengenal angka, mencintai buku, serta tumbuh melalui permainan bersama. Di atas mobil hias hadir perwakilan murid SD bersama guru pendamping sebagai lambang generasi muda yang cerdas, ceria, kreatif, dan berkarakter.
Sementara itu, mobil hias jenjang SMP menghadirkan semangat belajar yang inspiratif melalui eksplorasi ilmu dan pengetahuan serta penerapan sains, teknologi, engineering, dan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Konsep tersebut menggambarkan pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk mengenal ilmu pengetahuan melalui pengalaman dan penerapannya dalam kehidupan.
Adapun mobil hias jenjang SMA dan SMK menghadirkan semangat belajar dalam suasana yang inspiratif dan penuh semangat. Di atas kendaraan tersebut hadir murid-murid berprestasi, Duta SMA, serta murid-murid SMK bersama guru pendamping. Kehadiran mereka menggambarkan perpaduan sains, teknologi, kreativitas, dan prestasi sebagai bagian dari semangat peserta didik dalam mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
Keikutsertaan peserta didik dan guru pendamping pada empat mobil hias tersebut menjadi bagian dari wajah pendidikan dasar dan menengah yang ditampilkan Kemendikdasmen dalam karnaval. Tidak hanya menghadirkan kreativitas visual, setiap kendaraan membawa pesan mengenai pengalaman belajar yang menyenangkan, inspiratif, dan mendorong peserta didik untuk berkembang sesuai potensi masing-masing.
Di tengah kebersamaan tersebut, masyarakat yang hadir di sepanjang jalur karnaval juga menjadi bagian dari semangat solidaritas yang menyatukan berbagai elemen bangsa. Anak-anak turut menyaksikan berbagai ornamen dan karakter yang ditampilkan, sementara sejumlah peserta membagikan suvenir kepada masyarakat yang berada di sepanjang rute.
Alika Raisya, masyarakat asal Depok, Jawa Barat, mengaku tertarik melihat beragam mobil hias yang ditampilkan dalam karnaval. Menurutnya, kreativitas yang ditampilkan menjadi daya tarik tersendiri. Ia secara khusus menyukai mobil hias yang dibawa Kementerian Pariwisata dan Kementerian Ekonomi Kreatif.
“Menurut saya, mobil-mobil paradenya menarik dan kreatif. Saya suka dengan mobilnya Kementerian Pariwisata dan Kementerian Ekonomi Kreatif,” ujar Alika.
Antusiasme juga dirasakan Al Fatih Kautsarrazky, murid kelas 4 SDN Cilandak Barat 07, Jakarta Selatan. Ia mengaku senang dapat menyaksikan karnaval sekaligus memperoleh suvenir dari salah satu mobil yang melintas.
“Seru, karena aku dikasih suvenir sama mobil yang parade. Lalu mobilnya menarik, aku suka mobil Kementerian Kehutanan karena banyak hewan-hewan yang ditampilkan,” kata Al Fatih.
Bagi Al Fatih, mengikuti rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman tersendiri karena ia berkesempatan bertemu dengan sejumlah tokoh yang hadir. Ia menyebut melihat Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dan Kak Seto Mulyadi.
Pengalaman menyaksikan karnaval dan bertemu sejumlah tokoh membuat Al Fatih memiliki harapan untuk peringatan kemerdekaan berikutnya. Ia berharap Presiden dapat turut hadir dalam parade.
“Harapannya tahun depan aku bisa melihat Presiden ikut parade,” ujarnya.
Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan pada akhirnya menjadi lebih dari sebuah perayaan. Partisipasi 29 K/L dan kehadiran masyarakat memperlihatkan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk saling peduli, saling menguatkan, dan menjaga solidaritas, termasuk bagi saudara-saudara di NTT. Semangat inilah yang menjadi bagian dari makna kebersamaan dalam memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.
(Kontributor : Arif)








