Embung Desa Barua Wujudkan Swasembada Pangan Kabupaten Bantaeng

Jumat, 09/05/2025 - 07:36
Dansatgas Letkol Inf Eka Agus Indarta saat memaparkan embung kepada Bupati Bantaeng Fathul Fauji Nurdin di lokasi TMMD ke 124 Kodim 1410/Btg

Dansatgas Letkol Inf Eka Agus Indarta saat memaparkan embung kepada Bupati Bantaeng Fathul Fauji Nurdin di lokasi TMMD ke 124 Kodim 1410/Btg

Klikwarta.com, Bantaeng - Dansatgas TMMD Ke-124 TA. 2025 Kodim 1410/Btg Letkol Inf. Eka Agus Indarta S.Psi., M.Psi., bersama Pemerintah Daerah Bupati Bantaeng Fathul Fauji Nurdin M.I.Kom., sebagai pencetus pembuatan embung di Desa Barua Kecamatan Eremerasa.

Pemilihan sasaran fisik pada program TMMD ke 124 TA 2025 di wilayah Kodim 1410/ Bantaeng yaitu pembangunan embung sangat tepat sasaran. Potensi wilayah Desa Barua terutama hasil pertanian dan perkebunan cukup melimpah, namun terkendala masalah air dan kekeringan apabila musim kemarau

Pembangunan embung di wilayah tersebut akan membawa dampak positif bagi kelangsungan ketahanan pangan serta perputaran roda perekonomian dari sektor pertanian, perkebunan dan peternakan termasuk manfaat lainnya bagi masyarakat dan sebagai wujud Asta Cita Presiden Prabowo dalam swasembada pangan, pada Jum'at 9/5/2025.

.

Pembangunan embung merupakan penantian Masyarakat di wilayah Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng sebagai penampungan air dan cadangan air untuk memenuhi kebutuhan pertanian, perkebunan dan ternak disaat kemarau serta mengurangi resiko banjir disaat musim hujan.

Dansatgas TMMD ke 1410/Btg Letkol Inf Eka Agus Indarta S.Psi., M.Psi., kepada awak media mengatakan pembangunan embung merupakan pertama kali di bangun di wilayah Kabupaten Bantaeng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat karena di wilayah tersebut sangat membutuhkan penampungan air.

Kegunaan embung sebagai penyedia air untuk lahan pertanian, peternakan, mengurangi resiko banjir disaat hujan, serta sebagai peresapan air.

Bila pembangunan embung sudah selesai dan bisa digunakan langsung oleh masyarakat maka manfaatnya akan dapat meningkatkan produktivitas lahan dan pendapatan petani sehingga akan tercapai ketahanan pangan serta petani dan masyarakat akan sejahtera. 

Embung ini kami bangun dengan ukuran 50 meter  X 30 Meter dengan kedalaman sekitar 4 Meter. "Semoga dengan di bangunnya embung ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dan bisa bermanfaat.' Pungkasnya.

Bupati Bantaeng Fathul Fauji Nurdin M.I.Kom., kepada awak media mengatakan, 
TMMD merupakan kolaborasi Pemerintah Daerah dan TNI guna mempercepat pembangunan daerah dalam membangun negeri.

Kontribusi TNI bisa dinikmati langsung oleh Masyarakat sehingga tercipta pemerataan kesejahteraan di Kabupaten Bantaeng khususnya di wilayah pedesaan.

TMMD KE-124 TA. 2025 Kodim 1410/Btg melaksanakan program sasaran fisik diantaranya pembuatan embung, RTLH, MCK Masjid, Sumur bor, sedangkan non fisik berupa penyuluhan pertanian, kesehatan dan wawasan kebangsaan serta program tambahan unggulan KASAD.

(Kontributor : Eris)

Berita Terkait