Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Libur Nataru, Pelni Bitung Siapkan Armada Tambahan

Kamis, 04/12/2025 - 12:53
Kepala Cabang Pelni Bitung, Juni Samsudin Sitorus saat memantau proses pemberangkatan KM Ngapulu pada Rabu, (3/12) malam.

Kepala Cabang Pelni Bitung, Juni Samsudin Sitorus saat memantau proses pemberangkatan KM Ngapulu pada Rabu, (3/12) malam.

Bitung, Klikwarta.com - Jelang libur Natal dan Tahun baru (Nataru) aktifitas transportasi laut di pelabuhan samudera Bitung semakin padat. 

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut, PT. Pelni siapkan 7 kapal besar yang terdiri dari KM Sangiang, KM Gunung Dempo, KM Labobar, KM Sinabung, KM Ngapulu dan KM Tatamailau serta KM Tidar.

Kepala Cabang Pelni Bitung, Juni Samsudin Sitorus yang di temui oleh sejumlah awak saat memantau proses pemberangkatan penumpang KM Ngapulu yang sandar di pelabuhan Samudera Bitung mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah kapal besar untuk memastikan kapasitas angkut memadai, terutama pada rute Bitung menuju kawasan Timur Indonesia.

"Terkait libur Natal dan Tahun Baru, PT Pelni Cabang Bitung tetap mengoperasikan tiga kapal tipe 2000, yaitu KM Gunung Dempo, KM Labobar, dan KM Ngapulu,"ungkapnya. Rabu, (3/12/25) Malam.

Selain itu, Juni Samsudin juga mengatakan dua kapal reguler yang biasa melayani rute Bitung yakni KM Dorolonda dan KM Sinabung, sementara dialihkan untuk mendukung rute Balikpapan - Surabaya PP. Sebagai kompensasi, Pelni memfokuskan sejumlah kapal lain untuk memperkuat jalur Bitung ke wilayah timur.

Sementara KM Labobar dan KM Gunung Dempo dijadwalkan memperkuat rute Bitung - Papua, sementara KM Tidar dan kapal tipe 1000 lain disiagakan untuk mengikuti permintaan penumpang.

xSelain kapal besar, Pelni tetap mengoperasikan kapal kelas 500 seperti KM Sangiang yang berfungsi melayani rute-rute perintis ke wilayah kepulauan timur. Untuk mempermudah masyarakat, Pelni juga memberikan tarif promo berupa diskon 20 persen pada periode 17 Desember 2025 -10 Januari 2026,"ujarnya.

Kacab Pelni Bitung juga mengatakan bahwa prediksi meningkatnya arus balik dari Papua ke Bitung di perkirakan mulai tanggal 8 Desember dan hal ini mengacu dari tahun tahun sebelumnya.

"Nantinya armada akan fokus melayani rute timur untuk mengantisipasi lonjakan tersebut. Karena kalau mengambil contoh sebelumnya arus balik dari wilayah yang tujuan Bitung itu kurang banyak di banding wilayah Papua yang mencapai 2000 penumpang turun pelabuhan Bitung setiap ada kapal,"pungkas.

Sementara itu, terkait sisi keamanan dan keselamatan para penumpang, Pelni bekerja sama dengan berbagai instansi termasuk pihak keamanan pelabuhan dan unsur Marinir.

"Kami mengimbau masyarakat membeli tiket lebih awal agar mendapatkan program stimulus diskon tiket kapal sebesar 20 persen. Dan pembelian bisa dilakukan lewat Pelni mobile ataupun loket resmi lainnya guna untuk menghindari penipuan," imbuhnya. (**)

Berita Terkait