Resmikan RSUD Srengat, Gubernur Khofifah Serukan Perangi Covid-19 dengan Prokes

Sabtu, 12/09/2020 - 20:30
Bupati Rijanto (paling kanan tampak belakang) dengan Gubernur Khofifah (dua dari kanan) Ketika Menyentuh Sebuah Desktop Sebagai Penanda Diresmikannya RSUD Srengat (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Bupati Rijanto (paling kanan tampak belakang) dengan Gubernur Khofifah (dua dari kanan) Ketika Menyentuh Sebuah Desktop Sebagai Penanda Diresmikannya RSUD Srengat (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Srengat, di kecamatan Srengat, kabupaten Blitar, telah diresmikan, Sabtu (12/09/2020).

RSUD Srengat diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan disaksikan Bupati Blitar Rijanto, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto, Direktur RSUD Srengat, Sekda Pemkab Blitar, sejumlah pejabat Pemprov Jatim dan para kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Blitar. 

Peresmian ditandai dengan penandatanganan Prasasti dan pemotongan tali pita bunga oleh Gubernur Khofifah.

Pantauan Pewarta Klikwarta.com di lokasi, setelah merampungkan prosesi peresmian rumah sakit, Bupati Blitar Rijanto didampingi istri beserta jajarannya, mengajak Gubernur Khofifah meninjau sejumlah spot pelayanan kesehatan. 

Dihubungi awak media seusai kegiatan itu, Gubernur Khofifah mengatakan, dengan usainya peresmian RSUD Srengat menjadi momentum seluruh elemen masyarakat bersama pemerintah kompak memerangi Covid-19 melalui berdisiplin menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) penanggulangan virus Corona atau Covid-19. 

Kepada masyarakat Jawa Timur khususnya kabupaten Blitar, Khofifah mengingatkan di setiap menjalankan aktivitas keseharian selalu memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir, serta menjaga jarak aman dikala bertatap muka.

"Jadi saya ingin menyampaikan masing-masing sebelumnya hari ini sudah harus saling menjaga, mematuhi disiplin terhadap protokol kesehatan. Kira-kira posisinya seperti itu," tuturnya.

Melihat kondisi postur kesiapan fasilitas RSUD Srengat, Gubernur Khofifah menyebut sudah dilengkapi dengan Lab PCR (Polymerase Chain Reaction) guna fasilitas penanganan kasus pasien terjangkit virus Korona. Demi memaksimalkan fasilitas itu, Gubernur Khofifah segera memerintahkan Dinkes Jawa Timur untuk mengirim Tim Analis yang ditugaskan menangani kasus Covid-19.

Ketika melihat di lantai dua RSUD Srengat, juga terdapat fasilitas ruang Negative Pressure yang berfungsi mencegah penularan penyakit dari satu orang ke orang lain.

"Nah kalau misalnya kita sudah mendapatkan keputusan Bupati tentang Retribusi Jasa Umum di Kabupaten Blitar, kemudian RSUD Srengat juga menjadi rujukan untuk Rumah Sakit yang melayani Covid maka ini bisa segera mendapatkan support Ventilator. Sekarang di Pemprov memang sedang siap, kita disupport oleh Kemenkes, Ventilator untuk Rumah Sakit rujukan yang masih membutuhkan dengan syarat bahwa memang ada dokter spesialis anestesinya," terang mantan Menteri Sosial ini.

Terpisah Bupati Blitar Rijanto mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Gubernur Khofifah yang telah meresmikan RSUD Srengat. Dengan diresmikannya RSUD Srengat itu, kata dia, menjadi spirit baru bagi pemerintah daerah untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Walau masih melayani masyarakat dengan gejala klinis Covid-19, Bupati Rijanto memastikan penyempurnaan segala kebutuhan operasionalitas RSUD Srengat terus dilakukan. Itu dilakukan mulai dari Perda pelaksanaan operasional Rumah Sakit, Alat Kesehatan, Dokter dengan segala spesialis sampai kebutuhan pendukung lainnya.

"Semoga dengan adanya RSUD Srengat ini mampu memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang lebih baik di kabupaten Blitar," tandasnya. 

(Pewarta : Faisal NR)

Berita Terkait