Sempat Tertunda, Bupati Blora Minta Tahapan Bendung Gerak Karangnongko Segera Disepakati

Kamis, 20/01/2022 - 18:48
Bupati Blora, Arief Rohman bersama wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, memimpin langsung rapat koordinasi percepatan pembangunan Bendung Gerak

Bupati Blora, Arief Rohman bersama wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, memimpin langsung rapat koordinasi percepatan pembangunan Bendung Gerak

Kilkwarta.com, Blora - Rencana pembangunan Bendung Gerak Karangnongko, di Kecamatan Kradenan, Blora, oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Kementerian PUPR, yang sempat tertunda karena pandemi, kini dibahas kembali oleh Pemkab Blora.

Bupati Blora, Arief Rohman bersama wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, memimpin langsung rapat koordinasi percepatan pembangunan Bendung Gerak yang akan membendung Sungai Bengawan Solo itu.

“Bendung Gerak Karangnongko menjadi harapan kita bersama untuk mengatasi kekeringan di wilayah Blora bagian selatan. Maka rencana pembangunannya harus kita dukung bersama. Beberapa waktu lalu saya telah menghubungi Kepala BBWS Bengawan Solo, maka tim dari Pemkab juga kami harapkan bisa mempersiapkan tahapan pembangunannya", ujar Arief Rohman, Kamis (20/1/2022).

Pihaknya meminta data-data dan beberapa dokumen yang ada untuk dukungan penetapan tahapan pembangunan Bendung Gerak Karangnongko agar bisa segera disepakati bersama.

“Kendala apa yang ada, dan sampai mana penyusunan tahapannya tolong disiapkan agar bisa kita koordinasikan langsung ke BBWS Bengawan Solo. Kami berharap proyek ini nantinya menjadi proyek strategis nasional yang didukung oleh pemerintah pusat,” tambahnya.

Dirinya menyampaikan, bahwa pekan depan akan diundang oleh BBWS Bengawan Solo untuk membahas kelanjutan pembangunan bendung gerak ini.

“Jika nanti disepakati bersama tahapannya, baru akan kita sosialisasikan kepada masyarakat. Kami mohon doanya agar proyek ini nanti bisa berjalan sesuai harapan kita semua,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, pembangunan Bendung Gerak Karangnongko ini tidak hanya melibatkan Pemkab Blora. Namun juga Pemkab Bojonegoro dan Ngawi Jawa Timur. Sehingga Bupati Arief Rohman ingin kesiapan Pemkab Blora bisa segera dimatangkan.

Sementara itu, Sekda Komang Gede Irawadi, SE., M.Si., yang diminta Bupati untuk menyusun tim percepatan tahapan pembangunan Bendung Gerak menyatakan, segera menetapkan susunan tim percepatannya dibawah pembina bupati dan wakil bupati Blora.

Pewarta: Fajar

Berita Terkait