sumber : stock photo pribadi
Nilai tradisional Tiongkok secara langsung mempengaruhi kebijakan luar negeri Tiongkok dan menciptakan pendekatan baru untuk menyelesaikan konflik dan menjalankan urusan internasional. Nilai suatu budaya suatu negara mempengaruhi psikologi dan identitas nasionalnya. Nilai-nilai warga negara dan opini publik disampaikan kepada pemimpin negara.
Nilai budaya tradisional yang mempengaruhi jiwa masyarakat Tionghoa adalah kerukunan, kebijakan kebenaran, kesopanan, kebijaksanaan, kejujuran, kesetian dan bakti. Harmoni berarti koordinasi dan mencakup alasan, kepatutan dan kompatibilitas. Rasional mengacu pada bertindak sesuai dengan hukum dan kebenaran objektif.
Harmoni Hubungan Luar Negeri China
Menurut konsep harmoni alam semesta menyatukan keragaman. Perbeda tidak selalu berarti kontradiksi. Perbedaan kadang-kadang berkembang menjadi kontradiksi, tetapi kadang-kadang mereka merupakan kondisi yang diperlukan untuk harmoni.
Menyatukan keragaman adalah dasar untuk menghasilkan hal-hal baru. Republik Rakyat Tiongkok mengajukan lima prinsip hidup berdampingan secara damai saling menghormati integritas dan kedaulatan teritorial tidak saling menyerang, tidak saling ikut campur tangan dalam urusan internal masing-masing.
Kesetaraan dan saling menguntungkan dan hidup berdampingan secara damai perinsip ini strategi diplomatik China mewujudkan nilai harmoni. Lima prinsip hidup berdampingan secara damai telah diterima secara luas oleh sebagian besar negara dan telah menjadi kriteria penting untuk standarisasi hubungan internasional.
Dunia Harmoni Universal
Masyarakat ideal menilai budaya tradisional tiongkok adalah dunia untuk semua dan dunia harmoni universal untuk mewujudkan cita-cita tersebut, nilai kerukunan mengajarkan saling menghormati, perdamaian, kerjasama, koesistensi dan pembangunan saling menguntungkan yang diwujudkan dalam kebijakan diplomatik China.
Tujuan membangun dunia yang harmonis dikemukakan oleh Hu Jintao secara langsung mewujudkan nilai harmoni langsung mewujudkan nilai harmoni tradisional tiongkok, yang merupakan konsep yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam masyarakat internasional. Membanggun dunia yang harmonis membutuhkan membuat peradaban hidup berdampingan. Gagasan membangun dunia yang harmonis benar berbeda dari nilai hukum rimba atau politik kekuasaan dan mengabdikan cara baru untuk menyelesaikan konflik internasional.
WIDIYANINGSIH (POLITEKNIK NEGERI JAKARTA)








