BSMI DKI Jakarta Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Cibubur

Kamis, 02/03/2023 - 16:11
BSMI DKI Jakarta saat Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Cibubur

BSMI DKI Jakarta saat Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Cibubur

Klikwarta.com, Jakarta - Sebagai upaya memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya pencegahan menghadapi bencana yang datang, Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Provinsi DKI Jakarta menggelar pelatihan kesiapsiagaan bencana, Sabtu-Ahad (25-26/2) di Bumi Perkemahan dan Wisata (Buperta), Cibubur, Jakarta.

Sebanyak 32 orang sebagai peserta mengikuti pelatihan yang diadakan selama 2 hari dan sekaligus menjadi pencarian relawan baru yang siap diterjunkan ke daerah tanggap bencana. Tidak hanya dari wilayah Jakarta, peserta ada yang berasal dari luar daerah Jakarta diantaranya dari Bogor, Cianjur bahkan dari Cilegon, Banten.

Pelatihan yang bertajuk In Camp Training telah menghasilkan ratusan relawan kemanusian dan tanggap bencana berkualitas dalam setiap edisinya.

Saat ini pelatihan ini sudah memasuki edisi yang ke sebelas (Batch XI) dan akan terus mengadakan pelatihan serupa di masa mendatang seiring kebutuhan akan relawan kebencanaan di berbagi daerah.

q

Ketua BSMI Provinsi DKI Jakarta Syekh Abdul Qadir, M.Sos mengatakan pelatihan kebencanaan yang digelar oleh BSMI Provinsi DKI Jakarta adalah bagian dari upaya edukasi masyarakat atas pentingnya mitigasi bencana agar bersiap siaga menghadapi bencana yang bisa kapan saja terjadi.

“Selain itu, Indonesia juga membutuhkan relawan-relawan yang kapan saja bisa dibutuhkan ketika terjadi berbagai situasi permasalahan kemanusiaan, salah satunya menghadapi bencana yang terjadi di Indonesia,” ujar Syekh Abdul Qadir dalam sambutan pembukaan pelatihan.

Sejumlah peserta cukup antusias dan puas mengikuti sejumlah materi dan praktik dasar kebencanaan yang diajarkan oleh instruktur ahli di bidangnya.

Diantara materi yang diajarkan adalah bantuan hidup dasar, evakuasi korban, navigasi darat, tali temali dan simulasi bencana di atas permukaan ketinggian (vertical rescue).

Sultan Brojomusti, salah satu peserta asal Cilegon, Banten dan mengaku sangat puas dengan materi yang diajarkan. Meski diajarkan di ruang terbuka, bukan di kelas, tetapi para instruktur memberikan materi pelatihannya mudah dipahami. Selain karena merupakan suatu hal yang baru baginya, konsep pelatihan dari panitia berlangsung dua arah, sehingga tidak ada kekakuan antara instruktur dan peserta.

“Pelatihan ini bisa menambah pengetahuan saya dalam urusan menangani korban saat bencana,” tutur Sultan yang meraih peserta terbaik pria selama pelatihan.

Sementara itu, menurut Ketua Panitia Pardian Sulaiman, S.Sos, pelatihan dua hari di Buperta Cibubur adalah pelatihan yang diselenggarakan di alam terbuka (outdoor) karena pelatihannya 90% adalah praktik.

“Sedangkan pelatihan di kelas (indoor) sudah dilaksanakan di Aula Dinas Damkar DKI Jakarta, Ahad (29/1) yang diikuti oleh 52 peserta," jelas dia.

Sumber Berita: Pardian Sulaiman

Berita Terkait