Tiga Terduga Pelaku Tindak Pidana Pencurian Disertai Pengroyokan Dibekuk Polisi

Selasa, 23/11/2021 - 18:26
Caption: Kapolres Blora AKBP Wirata Dimas Tama melakukan konferensi pers terkait penangkapan 3 pelaku pencurian dengan pengeroyokan.
Caption: Kapolres Blora AKBP Wirata Dimas Tama melakukan konferensi pers terkait penangkapan 3 pelaku pencurian dengan pengeroyokan.

Blora, Klikwarta.com - Satuan Reserse Kriminal, (Satreskrim) Polres Blora Polda Jawa Tengah berhasil menangkap 3 orang pemuda yang diduga melakukan tindak pidana pencurian di sertai dengan kekerasan.

"Kejadiannya pada tanggal 21 November 2021 dengan TKP di SPBU Jepon," ujar Wiraga Dimas Tama,SIK Kapolres Blora,Selasa (23/11/2021)

Kejadian berawal dari pesan berantai di aplikasi What Apps yang berisi hoaks. 
Ada informasi salah satu warga perguruan silat di Blora jaketnya dirampas secara paksa oleh salah satu perguruan silat lainnya yang ada di Blora juga. Informasi yang belum jelas ini tidak dikonfirmasi terlebih dahulu, langsung tersangka 20 orang ini berkumpul di SPBU Randublatung.

"Mereka menuju ke Blora dan berputar putar di dalam kota Blora kemudian dari Alun alun Blora, menuju ke arah Cepu untuk mencari pelaku yang diduga melakukan perampasan jaket," lanjut Kapolres.

Setelah melakukan pencarian, akhirnya tersangka bertemu dengan korban yang mengenakan kaos salah satu perguruan silat berada di depan SPBU Jepon, dan akhirnya tersangka melakukan tindak pidana pencurian yang disertai penganiayaan terhadap korban.

Tersangka yang berhasil diamankan adalah NF, alias Embes (18) warga kecamatan Randublatung Blora, dan 2 tersangka lain yang masih di bawah umur.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah 2 unit sepeda motor, 2 unit hand phone serta Visum dari Rumah Sakit.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 365 ayat 1 dan 2 serta pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.

Kepada masyarakat Blora, terutama para orang tua Kapolres berpesan agar selalu menjaga anak anaknya. Karena pelaku dalam tindak pidana ini rata rata dibawah umur.

"Jaga pergaulan anak anak kita. Jangan mudah terpancing hoaks. Jika kita tidak ambil langkah cepat, maka bisa terjadi konflik yang bisa saja menimbulkan korban jiwa. Sangat disayangkan apabila anak anak kita menjadi korban kejadian tersebut," tandas Kapolres Blora.(fajar)

Related News