Cegah Kerumunan Massa Jelang Malam 1 Sura, Jalur Pendakian ke Puncak Gunung Lawu Ditutup Sementara

Rabu, 11/08/2021 - 10:10
Pintu masuk jalur pendakian Gunung Lawu, di Cemoro Sewu

Pintu masuk jalur pendakian Gunung Lawu, di Cemoro Sewu

Klikwarta.com, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menutup sementara jalur pendakian ke puncak Gunung Lawu menjelang pergantian tahun baru Hijriah 1 Muharram 1444 atau lazim dikenal malam 1 Sura dalam penanggalan masyarakat Jawa.

Adapun penutupan jalur pendakian ke puncak gunung tersebut, sudah dilakukan baik di pintu masuk melalui jalur Cemoro Kandang maupun Candi Cetho, Karanganyar, Jawa Tengah. Selain kedua jalur pendakian tersebut, jalur pendakian menuju puncak Gunung Lawu melalui Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur juga ditutup.

Bupati Karanganyar,  Juliyatmono, menjelaskan bukan hanya penutupan jalur ke puncak Gunung Lawu bagi para pendaki. Penutupan juga dilakukan untuk sejumlah lokasi, seperti kawasan Pringgodani, yang biasanya didatangi oleh kalangan spiritualis Jawa untuk menjalani tradisi laku spiritual mereka pada setiap malam 1 Sura. Hal itu, menurut Juliyatmono, dilakukan untuk mencegah aktifitas pendatang yang disinyalir dapat menimbulkan kerumunan massa.

"Gunung Lawu saat malam 1 Sura ditutup. Jadi yang mau menjalani laku prihatin di rumah. Ini lebih baik daripada pergi ke tempat - tempat yang akan menimbulkan kerumunan di masa pandemi Covid-19. Ada juga yang ke tempat wisata, ataupun bertirakat di tempat-tempat religi. Untuk tahun ini, kami imbau lebih baik laku prihatinnya tetap di rumah saja," terang Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pada Senin (09/08/2021).

Menurut Bupati, selain untuk menghindari terjadinya kerumunan massa, penutupan itu dilakukan karena dirinya sangat memahami kebiasaan masyarakat yang kerap lalai menerapkan protokol kesehatan (prokes), terlebih jika berkerumun di satu tempat.

"Sekali lagi kami imbau, lebih baik di rumah saja. Prihatinnya tetap di rumah saja, agar Covid-19 tidak merebak lagi," tandasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Titis Sri Jawoto membenarkan penutupan sementara jalur ke puncak Gunung Lawu, baik dari Jawa Tengah maupun Jawa Timur.

Menurut Titis, penutupan jalur pendakian ke puncak Gunung Lawu tidak hanya dilakukan saat malam 1 Suro ini saja, namun sudah dilakukan sejak PPKM Darurat diberlakukan.

"Semua jalur pendakian ke puncak Gunung Lawu dari karanganyar sejak PPKM Darurat, ditutup. Jatim juga tutup, malah lebih ketat," jelas Titis Sri Jawoto.

Sebagai informasi, malam 1 Sura atau malam tahun baru Hijriah 1 Muharram pada tahun ini, jatuh pada Selasa 10 Agustus 2021. Namun pemerintah melalui SKB 3 Menteri Nomor 642/2020 menetapkan hari libur nasional pada Rabu 11 Agustus 2021.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait