Kasubdir Kesehatan Kerja dan Olahraga Kemenkes RI dr. Rusmiyati, MQIH (tengah) saat meninjau Pos UKK Marwan, Rabu (22/03)
Kota Bengkulu, Klikwarta.com - Pekerja informal harus mendapatkan pembinaan dalam hal kesehatan kerja sehingga mereka dapat bekerja dengan aman, sehat dan produktif. Memandang hal ini maka keberadaan Pos UKK (Upaya Kesehatan Kerja) sangat penting sebagai wadah pembinaan dan pengawasan pelaksanaan kesehatan kerja oleh Puskesmas di daerahnya. Untuk melihat langsung implementasi dilapangan, Kasubdir Kesehatan Kerja dan Olahraga Kemenkes RI dr. Rusmiyati, MQIH., saat berkunjung ke Bengkulu, Rabu (22/03/2017) menyempatkan diri meninjau Pos UKK kelompok Marwan dalam bidang industri kerupuk di Kelurahan Sawah Lebar, Kota Bengkulu.
Saat meninjau lokasi, Rusmiyati nampak didampingi Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Provinsi Nelly Alesa, A.Md Keb, SIP, M.Si beserta seksi-seksi kesehatan bidang kesling, olahraga dan gizi.
Dalam kesempatan itu, Kasubdir Kesehatan Kerja dan Olahraga Kemenkes RI dr. Rusmiyati, MQIH., mengapresiasi Pos UKK Marwan. Dia berharap pos UKK Marwan tetap bisa eksis dan terus berkembang.
"Dalam mengembangkan pos UKK, kita sarankan kepada pembina pos UKK dalam hal ini Puskesmas Sawah Lebar untuk fokus dalam memberdayakan pos UKK," ujar Rusmiyati.
"Kita boleh mengembangkan 100 lebih pos UKK, namun semua itu harus diawali dengan sesuatu yang kecil," sambungnya.
Sementara Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Provinsi Nelly Alesa, A.Md Keb, SIP, M.Si menyampaikan agar para pekerja mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik, nanti Dinas Kesehatan akan membantu memfasilitasi mengembangkan lintas sektor lainnya.
Dia menegaskan terkait pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan akan lebih memfokuskan untuk pekerja dan lingkungan tempat kerja. "Dinas Kesehatan akan mengoptimalkan untuk pelayanan kesehatan bagi para pekerja," tandasnya. (Adv/AJ)








