Kodam XVIII/Kasuari Berduka Cita atas Meningalnya Pratu Andi Syarif Bugis Prajurit Brigif 26/GP

Minggu, 25/10/2026 - 11:51
Almarhum Pratu Andi Syarif Bugis Prajurit Brigif 26/GP

Almarhum Pratu Andi Syarif Bugis Prajurit Brigif 26/GP

Klikwarta.com, Manokwari – Keluarga Besar Kodam XVIII/Kasuari menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Pratu Andi Syarif Bugis. Semoga almarhum diampuni segala dosa,kesalahannya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi Kesehatan Pratu Andi Syarif Bugis, pada tanggal 3 Oktober 2026, Bakes dan Takes Brigif 26/GP, Serda Rivaldi dan Pratu Ahmad Arpani, memeriksa kondisi Pratu Andi Syarif Bugis di barak Tontaikam, setelah mendapati denyut nadi dan tekanan darahnya tidak normal, Bakes dan takes segera mengevakuasinya ke RSUD Teluk Bintuni dengan bantuan personel Brigif 26/GP menggunakan kendaraan dinas dan melaporkan kondisi tersebut kepada Danbrigif 26/GP. Setibanya di rumah sakit, Pratu Andi Syarif Bugis mendapat penanganan medis di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) oleh Dokter piket RSUD Teluk Bintuni. Untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara menyeluruh, Dokter piket RSUD melakukan pemeriksaan laboratorium dan CT scan dengan pendampingan Bakes Brigif 26/GP. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya perdarahan di bagian belakang kiri kepala yang menyebabkan gangguan pernapasan.

Berdasarkan kondisi Pratu Andi Syarif Bugis,Dokter RSUD segera menjalani tindakan pemasangan alat bantu pernapasan. Sebelum tindakan dilaksanakan, pihak Brigif 26/GP melalui Letda Inf Masroykhen, Ps. Pasibinpers Brigif 26/GP, terlebih dahulu berkoordinasi dengan orang tua almarhum Bapak Basmar melalui panggilan video untuk memperoleh persetujuan medis. Selanjutnya, almarhum dipindahkan ke ruang Intensive Care Unit (ICU) untuk mendapatkan perawatan intensif. 

Selama menjalani perawatan intensif di RSUD Teluk Bintuni, Pratu Andi Syarif Bugis didampingi kedua orang tua dan personel Brigif 26/GP. Pihak satuan terus memberikan pendampingan serta mengupayakan penanganan medis secara maksimal melalui koordinasi dengan Kesdam XVIII/Kasuari dan tim dokter RSUD Teluk Bintuni. Berbagai upaya dilakukan untuk mendukung pemulihan kondisi almarhum selama menjalani perawatan. Namun, setelah 14 hari mendapatkan penanganan medis, kabar duka menyelimuti keluarga dan Brigif 26/GP.

Suasana duka menyelimuti keluarga dan personel Brigif 26/GP setelah Pratu Andi Syarif Bugis dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 07.47 WIT oleh Dokter RSUD Teluk Bintuni, dengan diagnosis Cardiorespiratory Arrest (henti jantung dan paru). Jenazah almarhum kemudian menjalani pemulasaraan jenazah secara agama Islam. Selanjutnya, jenazah disemayamkan di rumah keluarga di Teluk Bintuni. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, personel Brigif 26/GP bersama keluarga menggelar pembacaan Surah Yasin dan doa bersama untuk almarhum. Brigif 26/GP mengkoordinir administrasi pemberangkatan guna memulangkan jenazah ke kampung halamannya di Kampung Tehua, Kelurahan Telutih, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.

Sebagai wujud penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum, Brigif 26/GP mempersiapkan proses pemberangkatan jenazah menuju Maluku melalui Pelabuhan Sorong pada Rabu, 21 Oktober 2026, dengan didampingi dua personel perwakilan Brigif 26/GP, orang tua, dan keluarga.  Setibanya di kampung halaman dilanjutkan pemakamkan melalui upacara militer di Desa Tehua, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Upacara pemakaman dilaksanakan oleh Kodim 1502/Masohi bersama dua personel Brigif 26/GP dan keluarga, dipimpin oleh Kasdim 1502/Masohi sebagai penghormatan atas jasa serta dedikasi almarhum selama menjalankan pengabdian.

Dalam menangani kejadian ini, Pomdam XVIII/Kasuari bersama Brigif 26/GP, dengan dukungan Kesdam XVIII/Kasuari, melaksanakan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap fakta serta memastikan penyebab kematian almarhum. Kepastian mengenai penyebabnya masih memerlukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut. Kodam XVIII/Kasuari berkomitmen menuntaskan perkara ini secara transparan, objektif, dan profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kapendam XVIII/Kasuari Letkol Kav S. Simanjuntak, S.I.P., mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung agar penanganan perkara dapat berjalan secara objektif dan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menegaskan keterbukaan pihaknya dalam menerima informasi, masukan, maupun keterangan dari keluarga dan masyarakat luas yang dapat membantu mengungkap fakta secara menyeluruh untuk menuntaskan proses hukum sesuai prosedur yang berlaku.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait