Pastikan Ekonomi Warga Tak Terganggu, Legislator dr. Agung Jamin Penanganan Jalan Rusak Maksimal 3 Hari

Selasa, 03/11/2026 - 10:22

klikwarta.com, Jatim - Pesan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) agar kader tidak hanya menjadi pewaris sejarah, tetapi pencipta sejarah melalui solusi nyata bagi rakyat, diimplementasikan Anggota DPRD Jawa Timur, dr. Agung Mulyono.

Politisi senior Partai Demokrat itu turun langsung mengawal percepatan proyek pelebaran dan perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Banyuwangi sepanjang total 12,77 kilometer. Ruas tersebut melintasi wilayah Purwoharjo, Glagah Agung, hingga Singojuruh yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.

Anggota Komisi D DPRD Jatim itu menjelaskan, pengawalan difokuskan pada empat ruas utama yang ditargetkan selesai pada Desember 2025.

"Kita akan mengawal agar ruas jalan Genteng - Temuguruh sepanjang 2,27 km, Temuguruh - Wonorekso sepanjang 5,15 km, Benculuk - Glagah Agung sepanjang 4,4 km dan ruas Glagah Agung - Tegaldlimo sepanjang 950 meter, bisa selesai tepat waktu," ujar dr. Agung.

Untuk merespons keluhan warga terkait kondisi jalan, legislator tiga periode dari Dapil Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso itu juga membangun sistem respons cepat bersama Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pemprov Jatim di Banyuwangi.

Ia menjamin setiap laporan kerusakan jalan dari masyarakat wajib ditindaklanjuti maksimal dalam tiga hari.

"Jika ada ruas jalan yang rusak, saya bersama Kepala UPT berkomitmen agar dalam tiga hari sudah ada penanganan. Jangan sampai kerusakan dibiarkan terlalu lama dan mengganggu aktivitas masyarakat," tegasnya.

Selain itu, dr. Agung juga mendorong partisipasi warga melalui forum konsultasi publik. Hal ini untuk memastikan pekerjaan konstruksi tidak mengganggu arus distribusi hasil pertanian dan perdagangan.

Ia menyadari pekerjaan konstruksi kerap menimbulkan kemacetan sementara dan meminta pengertian masyarakat.

"Kalau ada perbaikan jalan, tentu ada sedikit ketidaknyamanan. Saya berharap masyarakat bisa memahami karena ini hanya sementara. Setelah selesai, manfaatnya akan dirasakan bersama," pintanya.

Menurutnya, pengawalan proyek infrastruktur ini merupakan bentuk komitmen kader Demokrat di legislatif untuk menghadirkan solusi konkret yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Tags

Berita Terkait