Malam Tahun Baru, Kawasan Pantai Panjang Diberlakukan Satu Jalur

Rabu, 29/12/2021 - 12:48
Kadishub Hendri Kurniawan
Kadishub Hendri Kurniawan

Klikwarta.com, Kota Bengkulu - Menghindari kerumunan yang terjadi di tempat wisata Pantai Panjang saat malam tahun baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Perhubungan dan pihak lintas sektoral lainnya mengungkapkan akan memberlakukan satu jalur di jalan wisata pantai panjang.

“Jalur untuk rekayasanya hanya ada di Pantai Panjang. Pantai Panjang itu sudah kita lakukan rekayasa lalu lintas bersama dengan Polres dan juga sudah kita lakukan ekspos pada saat rakor lintas sektoral yang melibatkan Kodim 0407, Polres, Ombudsman, Basarnas, PLN, BPDB, Kesehatan, Satpol PP dan lainnya,” ungkap Kadishub Hendri Kurniawan, Rabu (29/12/2021).

a

Ia juga menjelaskan penutupan jalur akan dilakukan pada tanggal 31 Desember.

“Dalam ekspos tersebut, bahwa rekayasa penutupan ini akan diberlakukan pada tanggal 31 sampai tanggal 01, atau H-1 sampai H+1. Nah, bagaimana rekayasanya ialah bagi masyarakat yang ingin menggunakan atau masuk ke pantai panjang itu masuknya lewat pasir putih, untuk titik keluarnya ada di sepanjang jalan dimulai dari simpang Horizon, dan itu hanya satu jalur, tidak ada dua jalur,” jelasnya.

Sementara itu, Hendri juga menjelaskan beberapa titik keluar selama pemberlakuan satu jalur.

“Akan terjadi penutupan ketika akan masuk dari simpang BIM, atau Polsek Ratu Samban. Kemudian juga dari Horizon, Pasar Baru, Kampung Cina, itu adalah titik-titik buang atau titik-titik keluar dan semua kendaraan itu diarahkan satu arah,” ungkapnya.

Menjelang tahun baru, Hendri juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tak melanggar lalu lintas.

“Pertama kita minta kepada masyarakat agar tidak menggunakan bak terbuka dalam mengangkut keluarga atau mengajak rekan, kerabat merayakan tahun baru baik malam maupun siang di pantai panjang. Kedua, gunakanlah helm bagi kendaraan roda dua. Ketiga, patuhi peraturan lalu lintas, patuhi kecepatan minimum dalam berkendara sehingga tidak terjadi kecelakaan, kemudian setiap kendaraan harus mengatur jarak aman minimal pada posisi 2-6 m,” jelasnya.

Untuk itu, Hendri juga menyarankan para masyarakat merayakan malam tahun baru di rumah saja.

“Masyarakat juga kita imbau untuk tetap dan kalau bisa bertahun baru bersama keluarga di rumah saja. Dan kita juga melihat bahwa perubahan iklim atau cuaca menjelang malam pergantian tahun baru ini ditakutkan nanti terjadi hujan badai yang justru bisa menimbulkan kerawanan-kerawanan,” terangnya.

Sementara itu, untuk di Prapto tak diberlakukan satu jalur.

“Kalau Prapto tidak satu jalur, tetapi nanti ada pos pengamanan di pos simpang lima, dan seluruh personel kita akan kumpul di sana dan akan berkeliling secara rutin di Prapto untuk mengurai kendaraan yang mungkin macet dan mengurai kerumunan, jangan sampai terjadi kerumunan,” tutup. (MC)

Related News