Di Tengah Pendemo, Sekda: Kami Komitmen Tindak Tegas Pukat Trawl

Senin, 19/02/2018 - 12:24
Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, SE, MT  saat menanggapi pendemo

Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, SE, MT saat menanggapi pendemo

Klikwarta.com - Menanggapi pendemo nelayan tradisional yang tergabung dalam Aliansi Nelayan Tradisional Bengkulu (ANTB), Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, SE, MT meminta kepada para nelayan untuk bersabar.

"Petama saya sampaikan, Plt Gubernur sedang tidak berada ditempat, beliau sedang di Jakarta. Jadi bukan tidak mau menemui pendemo. Kedua, beliau (Plt Gubernur) komitmen memberantas trawl, ketiga masalah trawl akan dilakukan penindakan tegas secara hukum," tegas Sekda menanggapi pendemo di depan kantor Gubernur Bengkulu, Senin (19/02/2018).

Sebagai langkah komitmen memberantas trawl, disampaikan Sekda, bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama penegak hukum akan membeli satu buah kapal patroli guna menindak tegas pelaku trawl di perairan Bengkulu.

"Jadi, kami (Pemerintah Provinsi Bengkulu) komitmen soal trawl ini untuk dihentikan," pungkasnya.

Sebelumnya ratusan nelayan tradisional yang tergabung dari ANTB dari kelompok nelayan Air Napal Bengkulu Utara, Pasar Bawah, Teluk Sepang, Malabero, Bajak Pondok Kelapa, Desa Harapan, Pantai Jakat, Pondok Besi dan Lempuing serta Karya Samudera menyampaikan tiga tuntutan diantaranya :

1. Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia untuk membersihkan trawl di Provinsi bengkulu.

2. Melaksanakan proses penegakan hukum dari setiap pelanggaran penggunaaan alat tangkap terlarang di Perairan Provinsi Bengkulu.

3. Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dan Kemeterian Dalam Negeri untuk mengusulkan nota kesepakatan yang ditandatangani oleh perwakilan trawl,  Rektor Unihas, Dirpolairud Polda, Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Danlanal Bengkulu, Plt Gubernur Bengkulu tentang legalisasi penggunaan alat tangkap trawl dari 4 mil ke atas di Wilayah Bengkulu karena melanggar peraturan perundang-undangan. (Ferdi)

Berita Terkait