DPRD Kota Blitar Minta Pemkot Blitar 'All Out' Serap Anggaran PAK 2020

Jumat, 11/09/2020 - 12:43
Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Yasin Hermanto (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Yasin Hermanto (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com | Kota Blitar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar bekerja secara 'All Out' untuk menggunakan anggaran di masa Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun anggaran 2020 ini.

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Yasin Hermanto menuturkan, penyesuaian penggunaan anggaran di masa pandemi Covid-19 kini memang menjadi atensi bersama baik DPRD maupun Pemkot Blitar. Namun demikian, institusinya mendorong eksekutif lebih bekerja keras menyerap anggaran di PAK ini supaya terserap secara sempurna demi kepentingan masyarakat. 

"Ya harus All Out karena ini kan cuma tiga bulan, jadi ya harus bisa terserap semua," tutur dia dihubungi Klikwarta.com di kantor DPRD Kota Blitar, Jumat (11/09/2020).

Dikatakannya, pembangunan sektor infrastruktur saat ini mengalami pelambatan yang mengakibatkan urung terealisasinya agenda pengerjaannya. Hal ini, kata Yasin, merupakan salah satu bagian agenda pembangunan daerah yang terkendala lantaran terdampak adanya wabah Covid-19. 

Itupun, sambungnya, masih ada sejumlah sektor lain yang bernasib sama seperti infrastruktur. Karena itu, dia mendorong Pemkot Blitar untuk secara masif dan maksimal menyiapkan sejumlah hal dari segi administrasi maupun teknis dalam rangka pemanfaatan anggaran perubahan secara total dan komprehensif (menyeluruh) hingga tuntas sempurna.

Disisi lain, Yasin melihat Perubahan APBD tahun ini ada penurunan keuangan sekitar seratus sekian milyar. Secara garis besar, kata dia, postur fiskal (keuangan) kota Blitar mengalami penurunan. 

Melalui Perubahan APBD tahun ini, sambung Yasin, direkomendasikan kepada Eksekutif untuk melanjutkan APBD murni yang belum terealisasi. Sektor media penyerapan anggaran yang belum terealisasi seperti pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan. 

"Prioritas di PAK yang jelas melanjutkan APBD murni yang belum terealisasi. Infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan untuk Covid-19 tetap berjalan, yang lain normatif," kata Yasin Hermanto.

(Pewarta : Faisal NR / Adv)

Berita Terkait