5 Kali Berturut Raih WTP LKPD, Limapuluh Kota Terima Penghargaan dari Kemenkeu

Selasa, 13/12/2022 - 13:52
Lima kali berturut Raih WTP LKPD, Limapuluh Kota menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Lima kali berturut Raih WTP LKPD, Limapuluh Kota menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Klikwarta.com, Padang – Lima Kali Beruntun Raih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) sejak 2017-2021, Limapuluh Kota diganjar penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia. 

Penghargaan tersebut diberikan pada gelaran penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2023 serta Penyerahan Piagam WTP LKPD Tahun 2021 oleh Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi yang didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumbar Heru Pudyo Nugroho kepada Bupati Limapuluh Kota Safaruddin, dan sejumlah Kepala Daerah lainnya di Sumatra Barat(Sumbar), di Auditorium Gubernuran, Jalan Khatib Sulaiman, Kota Padang, Senin (12/12/2022). 

Piagam penghargaan yang diberikan Kementerian Keuangan melalui DJPb Provinsi Sumbar merupakan apresiasi atas prestasi yang dihasilkan Pemerintah Daerah dalam mengelola Keuangan daerah secara profesional, transparan, dan akuntabel. 

9

Penghargaan diberikan dalam bentuk Plakat kepada Pemerintah Kabupaten/Kota yang berhasil meraih lima kali, 10 kali, maupun 15 kali WTP berturut-turut hingga tahun 2021. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Limapuluh Kota sendiri menerima plakat pada kategori lima tahun dari DJPb walaupun telah memperoleh opini tertinggi WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas audit LKPD sejumlah tujuh kali beruntun yang diraih pada tahun Anggaran 2015-2021. 

Menanggapi prestasi tersebut, Bupati Safaruddin mengapresiasi Kemenkeu atas penghargaan yang diberikan kepada Pemkab Limapuluh Kota yang tak lepas dari bimbingan BPK dalam penyelenggaraan keuangan daerah. 

"Prestasi ini akan memotivasi jajaran Pemkab Limapuluh Kota untuk meningkatkan pengelolaan anggaran yang sejalan dengan standar akuntansi pemerintahan," ucapnya. 

Safaruddin juga mengingatkan, bahwa aparatur di daerah harus meningkatkan standar kinerja pelaporan keuangan daerah. 

"Kita berterimakasih kepada segenap perangkat daerah atas capaian ini, semoga kolaborasi dan sinergi yang terjalin dapat meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel dan profesional," ingat Bupati Limapuluh Kota itu. 

9

Kemudian kata bupati, Pemerintah Daerah akan terus berbenah dalam menyajikan laporan keuangan yang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, serta terus meminta dukungan dari warga masyarakat dan stakeholder terkait, untuk bersama-sama membangun daerah ke arah yang lebih baik.

Sementara itu, Gubernur Mahyeldi menuturkan, penghargaan yang diraih Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatera Barat atas prestasi WTP lima tahun maupun 10 tahun beruntun tersebut, merupakan apresiasi atas tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam mengelola Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) secara baik serta tersinkronisasinya kegiatan Perangkat Daerah dengan visi dan misi Pemerintah di daerah. 

Gubernur Mahyeldi mengingatkan agar Pemkab maupun Pemkot tidak terlena dengan capaian ini karena masih banyak tantangan berat ke depan yang dihadapi, diantaranya, inflasi dunia, kemiskinan ekstrem, dan pengentasan stunting. 

"Kami mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang diberikan Kemenkeu kepada Provinsi Sumbar, begitupun dengan BPK yang telah melaksanakan audit secara profesional dan transparan guna menjamin keterbukaan keuangan daerah," tutur Mahyeldi. 

Pihaknya mengajak Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumbar untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya pengelolaan keuangan yang baik demi meningkatkan perekonomian serta mensejahterakan masyarakat. 

Turut hadir dalam gelaran tersebut, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Suharyono, Kepala Kejaksaan Tinggi Yusron bersama unsur Forkopimda Sumbar serta sejumlah Kepala Daerah di Sumbar.

(Pewarta: Warman)

Berita Terkait