Tangkal Covid-19, F-PAN Minta Pemda SBB Perketat Pengawasan di Pelabuhan Fery Waipirit 

Rabu, 25/03/2020 - 02:39
Ketua Fraksi PAN DPRD SBB Hi Abdul Rauf Latulumamina

Ketua Fraksi PAN DPRD SBB Hi Abdul Rauf Latulumamina

Klikwarta.com, SBB,Maluku - Ketua Fraksi PAN DPRD SBB, Hi Abdul Rauf Latulumamina selain meminta Pemda SBB segera menunda kembali tahapan Pilkades, juga meminta untuk memperketat pengawasan di Pelabuhan Fery Waipirit. Hal ini guna mengantisipasi penyebaran virus corona, apalagi saat ini Kota Ambon sudah terkonfirmasi 1 positif Covid-19.

"Ditengah menyebarnya virus Covid-19 di kota Ambon, maka diperlukan langkah cepat dari Pemda SBB untuk memberlakukan secara ketat social distancing dan melarang semua pertemuan-pertemuan yang melibatkan banyak orang", katanya.

Menurutnya, Latulumamina langkah cepat Pemda SBB untuk memberlakukan secara ketat sosial distancing dan melarang semua pertemuan-pertemuan yang melibatkan banyak orang sangat diperlukan. Disamping itukewaspadaan yang super ketat di pelabuhan penyebrangan Waipirit kecamatan Kairatu kabupaten SBB juga perlu dilakukan. Mengingat pelabuhan penyebrangan Waipirit merupakan pintu masuk bagi orang-orang luar Maluku yang berpergian ke SBB.

"Bukan hanya itu, petugas kesehatan kita harapkan selalu siaga di pelabuhan penyebrangan Fery Waipirit. Harus memiliki perlangkapan yang memadai, hal ini agar para petugas dapat terhindar dari penuluran Covid-19 saat melakukan pemeriksaan penumpang baik yang dari Kota Ambon maupun dari SBB menuju Kota Ambon", katanya.

Lanjutnya, Pemda SBB seharusnya sudah melakukan koordinasi dengan ASDP terutama di dermaga Waipirit dan Hunimua agar penumpang mematuhi sesuatu dengan himbauan Pemda Provinsi Maluku maupun Pemda seharusnya ini diterapkan pula pada antrean para penumpang sampai dengan duduk dalam fery perlu menjaga jarak pula. 

"Ini seharusnya diterapkan pula, untuk antisipasi pencegahan penularan Covid-19, untuk itu Pemda SBB harus lakukan koordinasi dengan pihak ASDP untuk terapkan himbauan itu. Seperti menjaga jarak dan lainnya, apalagi fery juga merupakan tempat umum dan ramai, itu patut diwaspadai", cetusnya.

"Disarankan agar armada-armada Fery semuanya harus di semprot dengan menggunakan cairan disinfektan terutama tempat duduk penumpang dan bawaan barang penumpang juga diharapkan jadwal penyebrangan Fery dapat di kurangi saat ini untuk menekan jumlah penumpang agar terjaga jarak mereka masing-masing dan kurangi lalulintas orang. Diharapkan pula setiap penumpang yang baru turun dari fery selain dilakukan cek suhu badan juga dilakukan penyemprotan semua barang bawaannya dengan cairan disinfektan begitu juga dengan kendaraan motor dan mobil. Serta  perlu juga disiapkan handsanitiser di jalur keluar dermaga sehingga setiap orang yang keluar terlebih dahulu dapat mencuci tangannya agar steril", paparnya.

Tambahnya, SOP dalam menangani penyebaran virus ini diharapkan segera di sosialisasikan ke masyarakat, mulai dari ibu kota kabupaten, kecamatan, desa dan dusun secara keseluruhan yang ada di kabupaten Seram Bagian Barat.

Latulumamina juga mendesak Pemda SBB untuk segera mencairkan ADD-DD bagi desa- desa yang belum cairkan dan mengimbau para penjabat desa untuk dapat menggunakan dana tersebut guna mengambil langkah-langkah antisipasi pencegahan penularan Covid-19.

(Pewarta : Fitrah)

Berita Terkait