Keluarga Korban Penembakan Polisi Ajukan 2 Tuntutan ke Polri

Jumat, 28/04/2017 - 08:53
Tim advokasi Kontras saat berkunjung ke rumah Dewi Erlina korban selamat akibat penembakan oknum anggota Polres Kota Lubuklinggau. (Foto: Antarabengkulu.com)

Tim advokasi Kontras saat berkunjung ke rumah Dewi Erlina korban selamat akibat penembakan oknum anggota Polres Kota Lubuklinggau. (Foto: Antarabengkulu.com)

Rejang Lebong, Klikwarta.com - Pihak keluarga korban penembakan oleh oknum polisi di Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan beberapa waktu lalu mengajukan dua tuntutan kepada Mabes Polri. 

Melalui anggota tim kuasa hukumnya, Abdusy Syakir, pihak keluarga korban Kaswan (62) warga Desa Blitar, Kabupaten Rejang Lebong meminta agar pelaku dan semua yang terlibat dalam kasus penembakan mobil berisikan satu keluarga tersebut diusut sampai tuntas. Disamping itu, pihak keluarga korban juga meminta jaminan kelangsungan pendidikan untuk ketiga anak almarhum Indrayani, salah satu korban yang meninggal dalam insiden itu.

"Tadi tuntutan ini disampaikan langsung oleh pak Kaswan saat menerima kunjungan tim dari Mabes Polri dan tim advokasi sipil dari Kontras," kata Abdusy, dari kantor hukum Egi Sujana dan rekan, Kamis (27/04) dikutip Antarabengkulu.com.

Abdusy mengatakan kunjungan tim dari Mabes Polri menemui keluarga korban itu, guna menyampaikan belasungkawa serta berziarah ke makam almarhumah Surini dan almarhum Indrayani di Desa Blitar Muka, Kecamatan Sindang Kelingi. Sedangkan tim advokasi dari Kontras berjumlah dua orang yang datang, guna melakukan investigasi kejadian yang sebenarnya.

Disampaikan Abdusy, sejauh ini pihaknya, masih mempercayakan pengusutan penembakan keluarga besar Kaswan tersebut kepada petugas kepolisian. Apalagi dalam kasus itu pihak kepolisian berlakukan kooperatif, dan bertanggungjawab atas kejadian itu.

"Saat ini kami masih menunggu pemulihan korban penembakan baik dari segi kesehatan fisik maupun pemulihan psykologis korban maupun keluarganya," ujarnya.

Sementara itu dari laporan pihak keluarga korban, kata dia, anak dan cucu dari Kaswan saat ini kondisi kesehatannya mulai membaik kendati sebelumnya sempat mendapatkan perawatan serius tiga orang diantaranya di RS dr M Hoesin yakni Dewi Erlina, Novianti dan Genta, sudah pulang ke rumah. Sedangkan satu korban lagi yakni Diki, masih dirawat di RS dr Sobirin Musi Rawas di Kota Lubuklinggau.

Seperti diketahui, Dalam kasus penembakan itu menyebabkan dua orang meninggal dunia serta empat orang lainnya mengalami luka tembak serius dan ringan. Dari informasi Polres Lubuklinggau, penembakan itu terjadi pada Selasa (18/4) sekitar pukul 10.30 di Lubuklinggau. Jumlah korban enam orang yang menumpang mobil sedan berplat BG 1488 ON oleh Brigadir K dalam operasi rutin. Karena berupa menerobos razia, petugas terpaksa memberondong mobil itu.

Akibatnya enam orang itu terkena tembakan senapan laras panjang yang ditembakan brigpol K, dengan korban tewas atas nama Surini (54) akibat tertembak di bagian dada, kemudian Indrayani (36) meninggal dunia pada Senin (24/4) setelah seminggu dirawat di RS dr M Hoesin Palembang akibat luka tembak dibagian leher. Kemudian Dewi Erlina, Novianti, Genta mengalami luka tembak dibahu, lengan dan terserempat pulu di bagian kepala, sedangkan Diki sang sopir mobil maut itu mengalami luka tembak di bagian perut. (*)

Tags

Berita Terkait