Suasana kunjungan Kapolda bersama unsur Muspida ke Gereja Katolik Santo Yohanes
Klikwarta.com - Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung, Senin (24/12/2018) sore hingga malam, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Jitra dan Gereja Katolik Santo Yohanes di Kota Bengkulu terkait Malam Natal 2018.
Menurut Kapolda Coki, kunjungan sekaligus sidak itu dalam rangka silaturahmi sekaligus melihat sejauh mana kesiapan aparat dalam melakukan pengamanan, guna memberikan kenyamanan bagi kaum Nasrani yang menjalankan ibadah Malam Natal.
"Kunjungan sekaligus silaturahmi ini dilakukan setiap tahun," ujar Kapolda Coki saat bersama unsur Muspida.
Lanjutnya, untuk pengamanan sudah diterjunkan ribuan personel. "Sekitar 1.343 personel, untuk kita sendiri (Kota Bengkulu, red) sekitar 696 personel. Untuk besok (Selasa, red) akan kita tambah agar pengamanan benar-benar terkontrol dengan baik.
"Pengamanan sudah kita lakukan sejak 23 Desember kemarin dan akan berlangsung selama 10 hari hingga malam Tahun Baru 2019", sambungnya.
Saat ditanya terkait Malam Tahun Baru 2019. Kapolda Coki menyampaikan, masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan petasan saat perayaan Malam Tahun Baru 2019 nanti. "Kita mengantisipasi petasan. Kita sudah mengimbau masyarakat", katanya.
Senada disampaikan Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi yang juga hadir dalam kunjungan tersebut bahwa pihak Pemkot Bengkulu telah mengeluarkan imbauan ke Masyarakat Bengkulu untuk mengisi Malam Tahun Baru 2019 dengan ibadah. "Kami sudah mengimbau kepada masyarakat untuk mengisi pergantian tahun dengan meramaikan Rumah Ibadah", sampainya.
Lanjutnya, masyarakat juga diimbau untuk tidak mengisi pergantian tahun dengan menggelar pesta-pesta yang bisa merugikan orang banyak, seperti minuman keras dan lain sebagainya. "Isi dengan ibadah", pungkasnya. (Bisri)








