Kalapas Yulian Fernando bersama Ketua AMJ Bengkulu Wibowo Susilo, didampingi pengurus AMJ teken PKS.
Klikwarta.com, Bengkulu – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, menjalin kerja sama dengan Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) Bengkulu sebagai upaya memperkuat penyebarluasan informasi kepada masyarakat sekaligus mendukung keterbukaan informasi publik.
Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) berlangsung di Sekretariat AMJ Bengkulu, kawasan Tanah Patah, Kota Bengkulu. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Ketua AMJ Bengkulu Wibowo Susilo, para pimpinan media online, jurnalis, serta konten kreator yang tergabung dalam AMJ.

Yulian Fernando mengatakan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk membangun komunikasi yang lebih baik antara Lapas dan insan pers. Melalui sinergi tersebut, berbagai program pembinaan, pelayanan, dan inovasi yang dijalankan Lapas Arga Makmur diharapkan dapat tersampaikan secara luas, akurat, dan berimbang kepada masyarakat.
"Kerja sama ini bertujuan mendukung penyebarluasan informasi mengenai berbagai program dan kegiatan Lapas Arga Makmur sehingga masyarakat dapat mengetahui upaya pembinaan yang terus kami lakukan," ujar Yulian Fernando.
Kerja sama tersebut meliputi penyebarluasan informasi dalam rangka mendukung Lapas Arga Makmur yang semakin informatif serta memperkuat kinerja yang transparan dan akuntabel. Kehadiran media diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi positif mengenai pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan.
Selain memperkuat publikasi, kolaborasi ini juga mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu program prioritas di lingkungan pemasyarakatan. Program tersebut sekaligus menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui berbagai kegiatan produktif sehingga mereka memiliki keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.
Lapas Kelas IIB Arga Makmur saat ini memiliki peran penting dalam memberikan layanan pemasyarakatan bagi dua wilayah, yakni Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Mukomuko. Dengan cakupan wilayah tersebut, beban pelayanan Lapas Arga Makmur tergolong cukup tinggi.
Berdasarkan data terbaru, jumlah warga binaan di Lapas Kelas IIB Arga Makmur tercatat sebanyak 714 orang sebelum dilakukan pemindahan 21 narapidana pada Juli 2026. Sementara itu, kapasitas ideal bangunan lapas hanya diperuntukkan bagi 218 orang, sehingga kondisi hunian mengalami kelebihan kapasitas (over kapasitas) yang cukup signifikan.
Ketua AMJ Bengkulu, Wibowo Susilo, mengatakan pihaknya menyambut baik kepercayaan yang diberikan Lapas Kelas IIB Arga Makmur. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah positif untuk membangun komunikasi yang terbuka antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat melalui pemberitaan yang profesional serta berimbang.
"AMJ Bengkulu siap menjadi mitra strategis Lapas Arga Makmur dalam menyebarluaskan informasi yang edukatif, akurat, dan bertanggung jawab. Kami juga mendukung berbagai program pembinaan warga binaan, termasuk program ketahanan pangan yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat maupun warga binaan," ujar Wibowo.
Ia menambahkan, sinergi antara media dan lembaga pemerintah sangat penting untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap kinerja institusi.
"Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, khususnya dalam menghadirkan informasi yang positif, transparan, dan membangun," kata Wibowo.
Melalui kolaborasi ini, Lapas Kelas IIB Arga Makmur dan AMJ Bengkulu berharap dapat memperkuat keterbukaan informasi publik, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan, serta mendukung terwujudnya kinerja Lapas yang semakin informatif, akuntabel, dan berorientasi pada pembinaan warga binaan. (**)








