Pertemuan Gabungan Persit PD V/Brawijaya di Korem 081/DSJ

Senin, 10/08/2026 - 17:32
Ketua Persit Koorcab Rem 081 Ny. Frieda Untoro

Ketua Persit Koorcab Rem 081 Ny. Frieda Untoro

Klikwarta.com, Madiun - Pertemuan Persit Gabungan PD V/Brawijaya digelar di Makorem 081/DSJ, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya Ibu Vira Rudy Saladin juga diikuti secara online oleh Persit-Persit di jajaran PD V/Brawijaya. 

Ketua Persit Koorcab Rem 081 Ny. Frieda Untoro mengaku bangga dan bersyukur mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas kepercayaan yang diberikan kepada kami sebagai penyelenggara kegiatan pertemuan pada hari ini,” katanya dalam sambutan. 

Ia berharap pertemuan tersebut dapat semakin mempererat rasa persaudaraan dan kekeluargaan di antara para anggota Persit sebagai istri prajurit yang senantiasa setia mendampingi dan mendukung suami di mana pun bertugas.

Sementara itu, Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya Ny. Vira Rudy Saladin menegaskan bahwa pertemuan gabungan bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan wahana penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menyamakan persepsi dan langkah dalam menjalankan organisasi Persit KCK di lingkungan Kodam V/Brawijaya.

Menurutnya, Persit bukan hanya pelengkap dalam dinamika tugas seorang prajurit TNI Angkatan Darat, tetapi merupakan wadah bagi para anggotanya untuk bertumbuh, mengabdi, dan memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, organisasi, maupun masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Vira mengajak seluruh anggota Persit untuk memahami tiga pijakan utama dalam menjalankan peran sehari-hari, yakni menjadi Persit yang cerdas, elegan, dan berdampak.

Persit yang cerdas, jelasnya, adalah mereka yang mampu menjalankan peran sebagai istri dan ibu dengan bijaksana, mendukung tugas suami dengan tulus, serta mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, beriman, dan berprestasi.

“Keberhasilan sejati seorang ibu dan ayah bukan diukur dari seberapa banyak harta yang dikumpulkan atau setinggi apa jabatan yang diraih, melainkan dari bagaimana kita mampu membentuk anak-anak menjadi pribadi yang baik, tangguh, berkarakter, humanis, dan peduli terhadap sesama,” tegasnya.

Mengenai makna elegan, ia menekankan bahwa keanggunan tidak identik dengan kemewahan ataupun gaya hidup konsumtif.

“Saat ini media sosial banyak menampilkan kehidupan yang hedonis. Ibu-ibu jangan menelan mentah-mentah apa yang terlihat di media sosial dan jangan terpancing untuk terus mengikuti gaya hidup mewah. Persit identik dengan kesederhanaan,” ungkapnya. 

Ibu Vira juga mengingatkan bahwa di dalam Persit tidak ada perbedaan derajat berdasarkan pangkat suami maupun profesi.

“Mau suami berpangkat Mayor Jenderal ataupun Pratu, kita semua sama. Seragam kita sama, lencana kita sama, dan di Persit tidak ada pangkat. Kita semua adalah ibu,” ujarnya. 

Sementara itu, makna berdampak diwujudkan melalui kepedulian sosial dan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. Untuk itu, ia mengajak seluruh anggota Persit untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat, aktif dalam kegiatan sosial, serta menghadirkan manfaat bagi sesama.

Dalam pertemuan Persit Gabungan tersebut, para peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai kesehatan jantung yang disampaikan oleh dr. Thursia Noorsyam. Selain itu, juga diisi paparan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) yang disampaikan oleh Jajang Abdul K selaku Regional CEO RO VIII Surabaya.

Tak hanya diisi dengan berbagai materi dan sosialisasi, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan pameran produk UMKM Persit di jajaran Koorcab Rem 081. Beragam produk ditampilkan, mulai dari aneka kerajinan tangan hingga berbagai olahan makanan dan minuman hasil kreativitas para anggota Persit. (**) 

Berita Terkait