15 Rumah Warga Sukaraja dan Seakasale Rusak Ringan

Senin, 09/11/2020 - 17:59
Camat Taniwel Timur Kabupaten Seram Bagian Barat Mery Matitale

Camat Taniwel Timur Kabupaten Seram Bagian Barat Mery Matitale

Klikwarta.com, Maluku - Puluhan rumah warga desa Sukaraja dan Seakasale Kecamatan Taniwel Timur Kabupaten Seram Bagian Barat mengalami rusak ringan pasca baku lempar antara kedua desa beberapa waktu lalu, sempat tegang dan sudah bersepakat damai saat mediasi dengan menghadirkan Penjabat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat kedua desa yang bertiga

"Ada 15 rumah warga dan 3 sekolah rusak ringan, untuk desa Sukaraja ada 10 rumah warga dan 3 sekolah, sedangkan Seakasale ada 5 rumah warga rusak ringan", demikian disampaikan Camat Taniwel Timur Mery Matitale kepada Klikwarta.com, Minggu (8/11/2020).

Disampaikannya, Warga Sukaraja yang rumahnya rusak ringan yakni, Amir Abdurraman,Jamil, Ahmadi Gole,Nuril,Ahmad Tangke,Haming Sitania,Hamid Makatita, Parsia Parsono,H. Jufri Natsir, Harji Kouwe, 

Untuk tiga bangunan sekolah, SD Negeri Sukaraja rusak pada bagian atap seng sebanyak 30 lembar dan kaca jendela, 9 lembar, SMP Negeri 2 Taniwel kaca jendela 5 lembar Serta SD Inpres Sukaraja atap seng 5 lembar dan Kaca jendela, 5 lembar. Sedangkan warga Seakasale,yakni Petrus Liline, Yohanes Titihalawa, Welem Huwae, Hendro Mananue, dan Wiston Rumakek, 

"Semua rusak ringan rumah warga baik Sukaraja dan Seakasale pada bagian atap rumah ( seng), kaca jendela rumah, serta talang air rusak,dan kedua desa sudah kita data kerusakan meterialnya" ujar Matitale.

Lanjut kata Matitale, berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa bakulempar antara kedua desa tersebut berujung dari adanya pengrusakan kebun milik warga Sukaraja oleh Orang Tak Dikenal (OTK).

Warga Sukaraja yang kebunnya dirusaki orang tak dikenal,diantarnya, Baharun Sitania,Jainudin Assel, Noho Rumaherang, Jainun Pullu,Amjati Aihunan, PaiLauselang." Tanaman yang dirusaki berupa singkong, cili, tomat, anakan pala, anakan kelapa, jagung manis, keladi, sawi dan kangkung, petatas dan kacang panjang, dan jumlah puluhan sampai ratusan tanaman yang dirusaki" urai Matitale.

Penjabat Desa Sukaraja Ripai Pulu dalam mediasi beberapa waktu lalu, ia berharap pihak kepolisian dapat melihat hal ini jangan sampai ada pihak - pihak yang berkonspirasi untuk mengacaukan situasi keamanan di kedua Desa. Kami ingin berdamai dengan catatan pelaku utama awal utama persoalan harus di ungkap dan di tangkap.

Mengungkap pelaku yang membawa alat tajam dan melukai masyarakat desa Sukaraja serta meminta pihak kepolisian mengungkap pelaku pengrusakan tanaman, serta harapan kami hal ini menjadi perhatian dari bapaka ibu sekalian selaku pimpinan di kecamatan Taniwel Timur", harapnya.

Pewarta ( Ge Kakisina)

Berita Terkait