Baku Tembak dengan Polisi, Residivis Tewas

Jumat, 14/08/2020 - 15:44
Press Conference Polres OKI
Press Conference Polres OKI

Klikwarta.com, Sumsel - Baku tembak antara aparat kepolisian dengan tersangka Curas di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tak terhindarkan pasca upaya penangkapan.

Informasi dihimpun Klikwarta.com, peristiwa kejadian bermula ketika tersangaka Efri (24) warga Desa Kayu Labu, Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI yang baru keluar dari Lapas kembali beraksi melakukan penodongan terhadap korban Sukijo (50) warga Desa Panca Warna, Selasa (11/08/2020) sekira pukul 05.00 WIB. Akibatnya korban mengalami luka tembak di kaki dan punggung serta kehilangan sepeda motornya jenis Honda Supra X 125.

Tempat kejadian curas tersebut berada di kebun korban, saat korban menyadap karet, tiba-tiba tersangka menodongnya dan merampas motor korban. Selanjutnya, korban melapor ke pihak aparat kepolisian setempat.

Nn

Berkat laporan korban dan informasi yang didapat dari masyarakat sekitar, petugas mengetahui keberadaan pelaku. Sehingga dilakukan upaya penangkapan pada Rabu (12/08/2020) sekira pukul 22.30 WIB. Namun, saat akan ditangkap, tersangka melawan petugas dan berusaha kabur. Bahkan, tersangka menembakan senjata api rakitan (senpira) yang dibawanya ke arah petugas.

Beruntung saat kejadian, petugas yang mengenakan rompi anti peluru tidak mengalami luka, namun sebaliknya balasan tembakan yang dilakukan petugas terhadap tersangka mengenai tepat sasaran dan tersangka pun tersungkur, pasca berusaha kabur.

"Tersangka dapat diringkus dan pada saat mau ditangkap tersangka mencoba melawan petugas dengan bersenjatakan dua pucuk senpira. Selanjutnya baku tembak terjadi antara anggota dan tersangka. Karena tersangka terus menembaki petugas, maka dengan tegas dan sigap akhirnya tersangka dilumpuhkan dihadiahi timah panas dan akhirnya tersangka meninggal dunia, walau sempat dibawa ke RSUD Kayu Agung", jelas Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy, saat press conference, Kamis (13/08/2020) kemarin.

Diterangkan Kapolres, bahwa tersangka pernah terlibat dalam enam kasus tindak kejahatan, diantaranya di kecamatan Mesuji, Sungai Menang dan Pedamaran Timur serta disejumlah tempat lainnya. Terakhir pelaku melancarkan aksinya terhadap korban Sukijo.

"Terhadap korban Sukijo, tersangka menembaknya dibagian paha kanan dan punggung sebelah kanan, karena saat ditodong korban teriak minta tolong", jelasnya lagi.

Lanjut Kapolres, saat korban melapor, petugas dengan sigap bergerak memburu tersangka. Kemudian pada hari Rabu keberadaan tersangka diketahui dan anggota bergerak langsung dipimpin oleh Kanit Pidum Ipda Rio Trisno bersama Kapolsek Pedamaran Timur dan anggotanya. Sedangkan Kapolsek Sungai Menang dan Kapolsek Mesuji Raya melakukan penyeketan (pengepungan) supaya pelaku tidak bisa meloloskan diri.

"Sesampainya di Desa Sido Mulyo, Kecamatan Sungai Menang Kabupaten OKI didapati tersangka sedang mengendarai sepeda motor kemudian anggota menghadang serta menyuruh tersangka berhenti, akan tetapi tersangka malah melompat dari sepeda motornya kabur (lari) sambil membuang letusan (menembak) pada anggota polisi yang mau menangkapnya dengan bersenjatakan dua senpi rakitan jenis revolver. Untung saja pada saat tersangka menembak ke arah Kanit Pidum Ipda Rio Trisno memakai rompi anti peluru, sehingga tidak terjadi apa-apa. Kemudian anggota terus mengejar (memburu) , karena tersangka terus menembak ke arah petugas, dengan sigap tersangka dilumpuhkan", tegasnya menerangkan.

"Mendapatkan hadiah timah panas, tersangka tersungkur jatuh dan dapat ditangkap, karena tersangka terluka kemudian dibawa ke RSUD Kayu Agung untuk mendapatkan perawatan tim medis, tapi sayang jiwa tersangka tidak dapat tertolong lagi", sambungnya.

Tambah Kapolres, selain menangkap tersangka, anggota juga mengamankan barang bukti dari tangan tersangka berupa 2 pucuk senpi jenis revolver serta 4 butir peluru kaliber 55.56 mm warna kuning dan 4 butir selongsong, satu hp merk Nokia warna petih, 2 pil yang diduga Narkotika jenis ektasi, satu buah alat hisap (Pirek) dan satu buah kantong plastik narkotika jenis sabu-sabu", pungkasnya.

(Pewarta : Aliwardana)

Related News

Loading...
loading...