Fahmi Idris Resmi Jadi Profesor, Bupati Pasaman Beri Ucapan Selamat

Sabtu, 09/04/2022 - 21:56

Klikwarta.com, Pasaman -Dr. Fahmi Idris, SE., M.H mantan Menteri Kabinet Reformasi Pembangunan dan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, kini resmi bergelar Profesor, setelah dilantik dan dikukuhkan dalam rapat senat terbuka civitas akademika Universitas Negeri Padang, Sabtu (9/4/2022), di auditorium UNP, Air Tawar Padang.

Sebelum dilantik dan dikukuhkan, Fahmi Idris terlebih dahulu menyampaikan orasi Ilmiahnya dalam rapat senat terbuka civitas akademika universitas Negeri Padang, yang berjudul "Penguatan Humanistic Management Model Dalam Organisasi Bisnis" dengan Sub Tema "Meraih Kesuksesan Dengan Memanusiakan Manusia".

Rapat tersebut dibuka ketua senat akademik UNP, Prof. Dr. Sufyarma M.MPd, dihadiri Rektor UNP Prof. Dr. Ganefri, para pembantu rektor, guru besar, dekan, Mahasiswa pascasarjana UNP serta para pejabat tingkat nasional, Provinsi. Juga hadir bupati, wali kota se-Sumbar.

Menteri koordinator Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartato yang hadir saat itu, menyampaikan testimoninya tentang harapan dan amanah masyarakat dan civitas akademika UNP kepada Prof. Dr. Fahmi Idris.

"Sebagai Dewan Penyantun UNP, Bapak Fahmi Idris hendaknya bisa lebih mendarmabaktikan diri demi kemajuan UNP dan masyarakat Sumatera Barat pada umumnya.

Dibeberkan Airlangga, bahwa Fahmi Idris adalah teman ayahnya.

"Pak Fahmi merupakan portofolio dari ayah Saya --Hartarto Sastrosoenarto yang pernah menjabat Menteri Perindustrian di zaman orde baru. Sedangkan Saya adalah portofolio dari Pak Fahmi Idris, yang kini menggantikan beliau menjadi menteri", ujar Putra Hartarto Sastrosoenarto, itu.

Turut diulas Menko Airlangga tentang motto UNP, yakni Alam Takambang Jadi Guru.

"Filosofinya, kita harus dinamis dan bisa mengembangkan diri dimana pun berada", tandas Airlangga Hartato, yang kini tengah digadang-gadang ikut 'wapres' dalam suksesi kepemimpinan Indonesia tahun 2024 mendatang.

Sementara itu melalui vidcon, Wakil Presiden RI dua periode, Muhammad Jusuf Kalla dalam testimoninya mengingatkan bahwa sumber daya alam akan habis bila terus dikelola dan digerus, namun sumber daya manusia akan lebih maju dan berkembang bila dikelola dan diasah dengan baik.

Turut menyampaikan testimoni, masing-masing Menparekraf Sandiaga Uno, Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Wagub DKI Ahmad Riza Patria, Bupati Pasaman H. Benny Utama, dan beberapa pejabat lainnya.

Fahmi Idris (lahir 20 September 1943), adalah seorang pengusaha dan politikus asal Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dalam Kabinet Reformasi Pembangunan, serta Menteri Perindustrian dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Kabinet Indonesia Bersatu.

Fahmi juga pernah terpilih menjadi anggota DPR-GR mewakili kalangan mahasiswa, serta ketua Fraksi Golkar di MPR-RI. Mulai Februari 2017. Fahmi Idris menjadi Dewan Penasehat Ormas dan LBH Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara), di mana yang menjadi Ketua Umumnya adalah Fahira Fahmi Idris.

Fahmi Idris sudah banyak 'melahirkan' buku-buku, yang mengupas tentang persoalan Ekonomi, Politik, Sosial, serta kepemimpinan.

Keluarga besar Fahmi Idris turut hadir di auditorium UNP, termasuk Istri, anak, menantu serta cucunya.

Pewarta : Riskal

Tags

Berita Terkait