Lahan Kurang Luas, Sekolah Rakyat di Eks SDN 4 Balun Terancam Batal 

Rabu, 28/05/2025 - 17:51
Meski terancam batal, pekerjaan renovasi eks SDN 4 Balun yang dijadikan sekolah rakyat masih terus berjalan

Meski terancam batal, pekerjaan renovasi eks SDN 4 Balun yang dijadikan sekolah rakyat masih terus berjalan

Klikwarta.com, Blora - Renovasi  eks SDN 4 Balun yang rencananya dijadikan titik pertama Sekolah Rakyat di Kabupaten Blora terancam batal. Pasalnya, luas lahan sekolah tersebut tak memenuhi syarat ketentuan yang ditentukan pemerintah pusat. Lahan sekolah tersebut hanya seluas 5 hektar. Sedangkan yang dibutuhkan 7 hektar. Pemkab Blora pun masih memverifikasi lahan di wilayah lainnya untuk pindah titik sekolah rakyat itu.

Bupati Blora Arief Rohman akui adanya pemindahan lokasi titik Sekolah Rakyat yang semula di SDN 4 Balun, Kecamatan Cepu.

‘’Memang nanti dipindah. Lahannya yang di SDN 4 Balun masih kurang sesuai yang direncanakan. Yang dibutuhkan 7 hektar. Sedangkan di Balun itu 5 hektar saja,’’ ujarnya.

Menurutnya, pemindahan lokasi tersebut akan dikerjakan segera. Sebab, tahun ajaran 2025/2026 akan segera dimulai.

‘’Kami langsung survei tempat baru. Sepertinya lokasi titiknya nanti gak jauh dari Balun juga. Sekitaran PDAM,’’ jelasnya. 

Mas Arief juga mengatakan, nantinya Sekolah Rakyat tersebut akan dibangun satu rombel jenjang SMA.  

Diberitakan sebelumnya Kadinas P3A menyebutkan 2 rombongan belajar jenjang SMA. 

‘’Nanti bertahap. Pertama ini SMA dulu. Nanti menyusul dari SD sampai SMP,’’ ujar Arief Rohman, Selasa (27/5/2025).

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora Luluk Kusuma Agung Ariadi akui memang ada pemindahan titik lokasi. Sebab dianggap kurang luas. 

‘’Iya memang kurang luas. Harusnya 7 hektar. Sudah kami cek beberapa tempat masih belum ketemu,’’ jelasnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya sudah memverifikasi beberapa titik seperti Jepon dan Balun, Cepu itu sendiri.

‘’Sudah tapi sekitar 5 hektaran semua. Jadinya kurang. Kami segerakan cari titik baru untuk pembangunan. Sebab Juni ini ditarget sudah bisa masa penerimaan siswa baru di Sekolah Rakyat itu,’’ jelasnya. 

Sementara itu Irfan selaku bagian logistik Adhi- Nindya KSO yang mengerjakan renovasi sekolah rakyat di eks SDN 4 Balun saat dikonfirmasi menjelaskan,  pihaknya tidak mengetahui jika ada pembatalan.  

"Saat ini masih ada pekerjaan pembuatan slup, plester tembok dan pengurugan lantai kerja, Untuk progres pekerjaan saya tidak tahu. Silakan hubungi Pak Andry  konsultannya," ujar Irfan, Rabu (28/5/2025).

Sementara itu Andry Soelistiawan konsultan sekolah rakyat saat dihubungi wartawan melalui telepon tidak menjawab.  Pun saat di kirim pesan melalui Whatsaps tidak direspon.

Pewart a: Fajar

Berita Terkait