Pemerintah Kabupaten Maybrat Harus Perhatikan Pengusaha Lokal Papua
Klikwarta.com, Papua Barat - Pemerintah Kabupaten Maybrat Harus Perhatikan Pengusaha Lokal Papua.
Pertama saya melakukan usaha kios adalah membeli minyak kepala Gen sepuluh Liter 1 dengan harga seratus ribu,di isi mendapat delapan puluh botol, tempatnya hanya taruh di baskom,dan orang datang dan membeli.
Tak lama kemudian saya membeli Supermi satu karton dan di jual,tempat pembuatan kiosnya mulai dari kamar tidur pribadi.
Dari hasil keuntungan tersebut kami mendapat untung sebesar tiga juta,saya berpikir bahwa usuha ini kecil begini,harus saya kembangkan.
"Saya mendapat informasi dari keluarga bahwa di bank itu bisa kredit,setelah saat itu saya melakukan kredit di bank,dari pihak bank mereka menyampaikan bahwa kalau mau kredit tempat usaha harus memenuhi syarat yang di tentukan oleh bank", ujarnya.
"Sambil mengajukan kredit kami sambil usaha kemudian saya mendapat keuntungan sebesar lima juta rupiah, setelah itu bank memberikan kami pinjaman dengan uang enam juta rupiah setiap bulan di stor enam ratus ribu rupiah", tambahnya.
"Saya pakai pinjaman itu dan kami mendapat uang sebelas juta rupiah sambil berjalan lalu kami setor ke pihak bank Papua Cabang Kumurkek sampai selesai, setelah itu saya ingin mengajukan kredit lagi tetapi dari pihak bank Papua mereka sampaikan,harus membuat bangunan sendiri, sayapun membangun kios jadi dan dari pihak bank Papua mereka menyampaikan bahwa mereka akan memberikan pinjaman kredit sebesar tiga puluh juta,saat ini sudah menjual bahan makanan dan saat ini pada saat belanja biasa saya habiskan uang lima juta rupiah dan keuntungannya saya simpan saat ini kami masih banyak memiliki kekurangan di Kampus Susumuk Maybrat lebih banyak dari orang non Papua hanya tiga orang saja yang usaha.usaha kios ini mulai dari tahun 2014 sampai sekarang.
Kampung Susumuk Distrik Aifat", ucap Selviana Tahrin Sebagai Pelaku Usaha Kios Sabtu (13/02/2021).
Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Maybrat terutama Dinas terkait untuk mendata kami pengusaha lokal Maybrat,bisa memberikan dana untuk membantu guna melengkapi kekurangan ini,jangan hanya saat politik saya kita rakyat kecil di tarik untuk kepentingan politik saja,jadi Kabupaten Maybrat Maybrat ini unik kenapa di Kabupaten lain itu pemerintah bantu uang bikin kabupaten tapi Kabupaten Maybrat ini Masyarakat yang beli sendiri pakai uang mereka, kami sudah melakukan kewajiban kami jadi kami masyarakat mau minta kepada pejabat yang ada di Kabupaten ini,yang jadi pejabat di Kabupaten Maybrat ini orang Maybrat jadi tolong bantu,untuk para pejabat yang hari memimpin dan yang akan memimpin Kabupaten Maybrat ini,
Otsus jangan hanya kita bicara pemekaran dan Uang saja tetapi bagaimana kita harus bicara kesejahteraan kami orang Papua juga,tolong mendata orang Maybrat yang di Kabupaten Maybrat ini entah yang usaha apa saja harus semua di perdayakan,karena Kabupaten ini hadir untuk Masyarakat dan ada Masyarakat dulu baru ada Kabupaten Maybrat.
(Pewarta : Mantah)








