Warga Sambibulu Dihantui Isu Vaksin Covid-19 Bisa Mematikan

Rabu, 09/02/2022 - 12:05
Anggota DPRD Jawa Timur, dr. Benyamin Kristianto Mars, saat reses di Desa Sambibulu, Kecamatan Tamah, Sidoarjo.

Anggota DPRD Jawa Timur, dr. Benyamin Kristianto Mars, saat reses di Desa Sambibulu, Kecamatan Tamah, Sidoarjo.

Klikwarta.com, Surabaya - Program vaksinasi massal oleh pemerintah nampaknya belum sepenuhnya dipahami warga. Misalnya warga Desa Sambibulu, Sidoarjo. Pasalnya,  beberapa warga Sambibulu dihantui rasa kecemasan akan dampak vaksin Covid-19 yang bisa membuat orang meninggal dunia. 

Keresahan itu disampaikan langsung perwakilan warga kepada Anggota DPRD Jawa Timur, dr. Benyamin Kristianto Mars, saat reses di Desa Sambibulu, Kecamatan Tamah, Sidoarjo.

Dalam reses tersebut, Benjamin meninta warga tak perlu khawatir akan vaksin.

"Saya tegaskan bahwa warga tidak perlu terlalu kuatir tentang vaksin. Contohnya saya ini sudah vaksin tiga kali dan sampai sekarang tetap sehat. Begitu juga keluarga saya semua sudah vaksin dan keluarga saya sehat semua ," kata dr. Benyamin.

Politisi Partai Gerindra Jatim itu menjelaskan, bahwa virus Corona bisa disembuhkan dengan hanya menjaga daya tahan tubuh yakni dengan makan , minum, istirahat cukup dan tidak stres. Namun Benjamin minta agar warga tidak menyepelekan vaksinasi, karena vaksin itu bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

"Jadi agar kita tetap terhindar covid-19 maka kita harus di vaksin. Makan, minum istirahat cukup dan tidak stres adalah benteng utama agar daya tahan tubuh kita tetap kuat", ucap Anggota Komisi E DPRD Jatim bidang Kesehatan itu.

Selain itu, persoalan kurang stabilnya bahan pokok, ia mengatakan bahwa saat ini fakta di lapangan seperti minyak goreng, mulai mahal dan langka, serta mulai sulit didapatkan.

Karenanya, DPRD Jatim akan meminta Pemerintah melalui Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian untuk menjaga harga bahan pokok yang mulai tidak stabil. Apalagi ketika menjelang hari-hari besar perayaan agama atau pergantian tahun.

"Pemerintah melalui Dinas terkait harus jaga kestabilan harga bahan pokok. Jika harga tak stabil maka harga bahan pokok akan naik bahkan bisa saja terjadi kelangkaan. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah", pungkas pemilik RS. Sheila Medika Sidoarjo, itu.(*)

Berita Terkait