Kredit Macet Bank Jatim Cabang Lamongan Tinggi

Senin, 24/08/2020 - 12:13
Kunjungan Komisi C DPRD Jatim ke Bank Jatim Cabang Lamongan

Kunjungan Komisi C DPRD Jatim ke Bank Jatim Cabang Lamongan

Klikwarta.com, Surabaya - Nilai kredit macet atau NPL (Non Performing Loan) Bank Jatim cabang Lamongan tertinggi, jika dibandingkan cabang lain. Tercatat hingga Juli 2020 NPL ada 2,73 persen.

Dalam pemaparan kepala Bank Jatim cabang Lamongan, Eko Yudi Prastowo mengatakan, total kredit yang digelontorkan Bank Jatim cabang Lamongan di sektor ekonomi hingga Juli 2020 tercatat Rp 1,185 miliar. Dimana dari kredit itu yang terbanyak pada rumah tangga untuk keperluan multiguna sebesar Rp 795,303 juta.

"Untuk kredit konsumtif kita Juli 2020 sebesar Rp 685,158 juta atau 57,80 %, kredit produktif Rp 500,212 juta atau 42,2%," ujarnya dihadapan Komisi C DPRD Jatim, Senin 24 Agustus 2020, di kantor Bank Jatim cabang Lamongan.

Eko menyebut untuk NPL ada penurunan dari tahun 2017. Dimana waktu itu NPL sebesar 6,06%, kemudian turun pada 2018 sebesar 4,93%. Kenyataannya hingga Juli 2020 NPL turun drastis menjadi 2,73%. 

"Ini masih mending. Dulu tahun 2017 sebesar 6,06 persen. Kini menjadi 2 persen lebih," tuturnya.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim, Ma'mulah Harun menilai kinerja Bank Jatim cabang Lamongan cukup bagus. Dia menyebut ada beberapa faktor yang membuat manajemennya bagus. Salah satunya adalah dukungan moril yang luar biasa dari Pemerintah Kabupaten Lamongan. 

"Pejabat pemkab setiap bertemu masyarakat sosialisasi soal Bank Jatim. Masyarakat disarankan agar menjadi nasabah Bank Jatim," tuturnya.

Selain itu, Pemkab Lamongan selalu menyimpan dana APBD di Bank Jatim. Dengan begitu, uang tidak tersimpan di bank lain selain milik Pemprov Jatim.

Terkait NPL, Ma'mulah menilai sudah lumayan ada perubahan karena sebelumnya pernah mencapai 6 persen lebih. Kemudian untuk pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tidak langsung diberikan dalam wujud tunai. Melainkan penerima BLT harus membuka rekening sehingga nominalnya tetap utuh.

Anggota Komisi C DPRD Jatim, Agus Dono Wibawanto mengaku kinerja Bank Jatim cabang Lamongan luar biasa terutama soal inovasi yang sangat bermanfaat untuk masyarakat. Pemanfaatan teknologi ini bisa ditiru oleh cabang lainnya.

"Di tengah pandemi Bank Jatim cabang Lamongan memanfaatkan teknologi yang luar biasa," paparnya.

Komunikasi Bank Jatim dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan sangat mendukung untuk menambah jumlah nasabah. Dimana setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan rekening Bank Jatim 

"Ini terobosan politik yang lua biasa sehingga menaikkan jumlah nasabah," tambahnya.

Sementara Anggota Komisi C lainnya, Agung Supriyatno menerangkan, melihat keuangan Bank Jatim harus secara komprehensif. Seperti halnya rasio nilai kredit yang tersalurkan ke masyarakat. Dewan mengapresiasi kredit konsumtif dan produktif hampir seimbang. Hal ini tidak terjadi di cabang lainnya.

"Di cabang lain konsumtifnya jauh lebih besar bisa mencapai 80. Tapi di Lamongan hanya 40," ungkapnya.

Agung menyoroti tingginya NPL di cabang Lamongan. NPL itu lebih tinggi dibandingkan cabang lain. Meski demikian, tiap tahun terlihat ada penurunan untuk NPL-nya.

"Kalau diukur dari cabang lain relatif lebih besar. Harapan kami adalah akhir tahun bisa menjadi maksimal 1 persen," pungkasnya.

(Pewarta : Supra)

Berita Terkait