Integrasi QR Code inovasi mahasiswa KKN 46 UNS terpasang pada papan petunjuk jalan menuju lokasi Ekowisata Desa Sewurejo, Mojogedang, Karanganyar.
Klikwarta.com, Karanganyar – Ekowisata Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, kini tampil lebih modern dalam menyambut wisatawan.
Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 46 Universitas Sebelas Maret (UNS), destinasi Gazebo Sawah nGlarangan resmi bersalin rupa melalui optimalisasi fasilitas dan digitalisasi informasi.
Langkah strategis ini diambil untuk mengangkat potensi alam Sewurejo yang asri berupa bentangan sawah dan udara sejuk menjadi destinasi unggulan yang adaptif terhadap tren masa kini.
Mahasiswa KKN 46 UNS melakukan transformasi digital guna memudahkan akses pengunjung. Inovasi pembaruan Google Maps diterapkan untuk mengetahui detail lokasi dan rute yang kini lebih akurat sehingga memudahkan navigasi.
Integrasi QR Code yang terpasang pada papan petunjuk jalan, memungkinan wisatawan mengakses profil wisata dan konten digital hanya dengan satu pindaian ponsel. Selain itu, produksi konten kreatif dengan penyusunan dokumentasi foto, video, dan narasi destinasi untuk memperluas jangkauan promosi di media sosial.
Tak hanya soal teknologi, aspek visual juga menjadi fokus. KKN 46 UNS menghadirkan Rest & Reflect Point, sebuah spot foto cermin (Mirror Selfie) yang didesain harmonis dengan alam.
"Fasilitas ini bukan sekadar tempat istirahat, tapi alat promosi organik. Wisatawan yang berfoto dan mengunggahnya ke media sosial secara otomatis akan memperkenalkan Sewurejo ke khalayak luas," terang Zakka Al Fajri selaku Ketua KKN 46 UNS kepada Klikwarta.com, Jumat (13/2/2026).
Selain infrastruktur fisik dan digital, lanjut Zakka, program ini juga menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat melalui tiga pilar keberlanjutan.
Program tersebut meliputi kegiatan kepedulian lingkungan yang fokus pada konservasi sawah dan manajemen sampah, penguatan Pokdarwis dan pengembangan UMKM lokal seperti kuliner serta paket edukasi pertanian (menanam/memanen padi), serta penguatan regulasi desa untuk memastikan pengelolaan wisata yang profesional dan adil.
"Sinergi antara kreativitas mahasiswa KKN 46 UNS dan potensi lokal ini diharapkan mampu menjadikan Desa Sewurejo sebagai destinasi ekowisata yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan di masa depan, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkas Zakka.
Pewarta : Kacuk Legowo







