Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu
Klikwarta.com, Bengkulu - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu gelar rapat paripurna dengan agenda pelantikan pimpinan DPRD dan peresmian pengucapan sumpah janji pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu dengan masa jabatan 2019-2024, Jumat (04/09/19).
Seperti diketahui, DPRD Provinsi Bengkulu kembali dipimpin oleh Ihsan Fajri dari Fraksi Partai PDIP untuk periode 2019 - 2024 yang kedua kalinya.
Adapun nama-nama pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu, yang dilantik ialah :
1. Ihsan Fajri dari Fraksi Partai PDIP sebagai Ketua.
2. Samsu Amanah dari Fraksi Partai Golkar sebagai Wakil Ketua I.
3. Suharto dari Fraksi Partai Gerindra sebagai Wakil Ketua II.
4. Erna Sari Dewi dari Fraksi Nasdem sebagai Wakil Ketua III.
Kemudian, 4 unsur pimpinan tersebut diambil sumpah jabatan yang disaksikan oleh 37 orang anggota DPRD Provinsi, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, unsur FKPD, Bupati/Walikota dan Wakil Walikota se Provinsi Bengkulu, Ketua/Wakil Ketua DPRD Kabupaten/Kota se Provinsi Bengkulu, kepala OPD selingkup Provinsi Bengkulu serta para tamu undangan lainnya.
Dengan resminya Ihsan Fajri memimpin kembali DPRD Provinsi ini, ia mengatakan pada hari Senin (7/10) mendatang akan melangsungkan rapat Paripurna Rancangan Tata Tertib (Tatib), pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas tatib.
"Kami hari senin akan ada Paripurna rancangan tatib, kemudian kita bentuk Pansus untuk tatib, dan nanti kita sahkan tatib setelah itu baru kita lakukan pemilihan AKD (Alat Kelengkapan Dewan)," Kata Ihsan Fajri.
Sedangkan menurutnya, untuk Kode Etik, nantinya akan disahkan jika tatib sudah disahkan, dikarenakan Kode Etik tidak begitu mempengaruhi.
Sementara, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah berharap, dengan dilantiknya unsur Pimpinan DPRD Provinsi ini, bisa meneruskan apa yang telah dikerjakan oleh DPRD diperiode sebelumnya.
"Sebab, pada prinsipnya pemerintahan itu saling berkesinambungan, optimasi sinergitas, komunikasi yang produktif serta fungsi-fungsi pengawasan yang sangat dibutuhkan oleh Rohidin, agar nantinya perjalanan pemerintahan akan semakin baik," ujarnya.
Ditambahkan, Rohidin Mersyah dengan kepemimpinan yang baru tinggal meneruskan apa yang telah dikerjakan DPRD periode 2014-2019, karena prinsipnya pemerintahan itu kesinambungan, kemudian tentu optimasi sinergitas, kemudian komunikasi yang produktif, dan tentu fungsi-fungsi pengawasan memang saya butuhkan supaya nanti perjalanan pemerintahan kita ini semakin baik. (D'jenong)








