Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Bengkulu AKBP Marlian Ansori
Klikwarta.com - "Ibarat pepatah, orang makan nangkanya, yang lain dapat getahnya", demikian disampaikan Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Bengkulu AKBP Marlian Ansori dalam mempribahasakan Kabupaten Kaur yang menjadi daerah tertinggi secara angka dalam peredaran dan penggunaan narkoba.
Dalam penyampaiannya, segelintir orang di Kabupaten Kaur menjadi penyebab citra buruk daerah tersebut. "Ini akan kita tangani secara komprehensif bekerja sama dengan aparat dan pemerintah setempat. Padang Guci wilayah tertinggi pemakai dan pengedar narkoba itu," jelasnya.
"Tidak hanya secara represif saja, kita juga lakukan pendekatan persuasif dan juga ada penyuluhan dan rehabilitasi," sambungnya.
Lanjutnya, berdasarkan data BNN Provinsi pada tahun 2018. Sudah 5 orang pelaku yang telah ditangkap, semuanya berasal dari Kabupaten Kaur. Sejumlah pemesanan barang haram tersebut diketahui dipasok dari Palembang, Sumatera Selatan.
"Kabupaten Kaur sangat strategis untuk memasok barang haram tersebut karena wilayah perbatasan. Hari ini sudah 3 tersangka inisial Am, FDR dan AN ditangkap. Saat penangkapan salah satu tersangka AN melakukan perlawanan sehingga petugas melumpuhkan kaki kiri tersangka," tutupnya. (Alfin)








