Pertamina EP Cepu Tajak Sumur Dara Jingga Guna Dukung Ketahanan Energi Nasional 

Rabu, 01/10/2025 - 14:44
Tim Pertamina EP Cepu beserta tamu undangan melakukan potong tumpeng yang menandai dimulainya tajak sumur eksplorasi Dara Jingga 001 di Desa Mendenrejo

Tim Pertamina EP Cepu beserta tamu undangan melakukan potong tumpeng yang menandai dimulainya tajak sumur eksplorasi Dara Jingga 001 di Desa Mendenrejo

Klikwarta.com, Blora - Pertamina EP Cepu melaksanakan tajak sumur eksplorasi Dara Jingga 001di Desa Mendenrejo Kecamatan Kradenan, pada Selasa (30/9/2025). Tajak tersebut sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh SKK Migas. 
Acara yang dihadiri oleh SKK Migas, Forkompimda Blora, Forkompimcam Kradenan, Kades Menden serta tokoh pemuda dan masyarakat tersebut diawali doa bersama. Dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan santunan kepada anak yatim piatu di wilayah ring 1 Dara Jingga.

Vice President Exploration Pertamina Regional 4, Dedy Yusman, menjelaskan, proses perencanaan lokasi pengeboran ini telah berlangsung selama lima tahun, dengan eksekusi baru dapat dilakukan pada tahun kelima setelah mendapatkan persetujuan dari SKK Migas. 

"Lokasi ini sendiri telah ditinjau sejak dua hingga tiga tahun yang lalu," ungkapnya.
 
Jika pengeboran di Blora ini berhasil, kata dia, Pertamina EP Cepu berencana untuk kembali melakukan pengeboran di Kabupaten Blora.

"Jika sumur eksplorasi ini berhasil menghasilkan, operasi akan dilanjutkan secara kontinyu untuk produksi," ujarnya.

Masa produksi ini diharapkan akan berlangsung panjang, dengan kegiatan operasi yang berlangsung setiap hari. Sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru.

Pertamina EP berharap operasi ini berjalan lancar, mencapai hasil terbaik, dan menemukan cadangan yang ekonomis serta bermanfaat bagi masyarakat sekitar. 

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pendapatan bagi Kabupaten Blora, dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip anggaran, cakupan, dan risiko yang aman selama operasi.

Lebih lanjut Dedy berharap dukungan dari semua pihak, mulai dari dinas hingga masyarakat, sangat diharapkan untuk keberhasilan operasi pengeboran hingga selesai, yang diperkirakan akan memakan waktu dua hingga tiga bulan ke depan.

Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Ami Hermawati, menyampaikan bahwa kegiatan pengeboran sumur eksplorasi tersebut dalam usaha pencarian dan peningkatan produksi minyak dan gas bumi. Untuk mewujudkan ketahanan energi nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Pihaknya menyampaikan terima aksih atas dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, hingga masyarakat yang senantiasa bekerja sama mendukung kegiatan pengeboran eksplorasi ini berjalan, kolaborasi dan sinergi inilah yang menjadi kunci keberhasilan kita bersama.

“Dan disini kami juga selalu berpesan agar koordinasi dengan masyarakat terus dijalin dengan sebaik-baiknya. Kita menjadi tetangga yang baik untuk masyarakat, dan kita memberikan multiplier effect untuk masyarakat,” terangnya

Ami berharap, kegiatan pengeboran ini dapat berjalan lancar, aman dan tepat waktu. Serta ramah lingkungan. 

"Semoga hasil yang diperoleh menjadi berkah dan menambah ketahanan energi nasional. Serta memberi kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Blora menyambut baik upaya pengeboran sumur eksplorasi yang dilakukan oleh Pertamina EP Cepu.

Wakil Bupati Blora Sri Setyorini yang berkesempatan hadir dalam acara tajak, berharap agar nantinya pengeboran tersebut kedepannya dapat memberikan kontribusi bagi ketahanan energi Nasional dan juga berdampak positif bagi daerah dan masyarakat sekitar.

“Potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh Kabupaten Blora, apabila dikelola secara bijak dan bertanggung jawab, akan memberikan manfaat yang besar tidak hanya bagi negara dan daerah, namun juga bagi masyarakat, khususnya Mendenrejo dan pada umumnya warga masyarakat Blora,” terang Wabup

Disampaikan, Pemerintah Kabupaten Blora senantiasa mendukung upaya tersebut, yang diharapkan juga dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik dari segi ekonomi maupun sosial budaya. 

Namun demikian, Wakil Bupati juga menegaskan bahwa dalam kegiatan tersebut harus dilakukan sesuai dengan ketentuan, serta memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan kerja.

“SKK Migas dan Pertamina EP sebagai pelaksana, kami harap betul-betul menjalankan proses ini dengan tingkat risiko yang terkendali dan prosedur yang ketat sesuai peraturan yang berlaku.” ujarnya.

Pewarta: Fajar

Berita Terkait