Pihak Baitul Maal Muhammadiyah Kottabarat Solo sedang menyalurkan paket sembako kepada warga.
Klikwarta.com, Solo - Guna meringankan beban masyarakat ekonomi lemah (dhuafa) yang terdampak wabah Corona Virus Desease 2019 atau Covid-19, di Kota Solo, Jawa Tengah, Baitul Maal Muhammadiyah Kottabarat Solo menyalurkan bantuan berupa 250 paket sembako.
Disampaikan Humas Baitul Maal Muhammadiyah Kottabarat Solo, Muhamad Arifin, bahwa selama dua hari pelaksanaan, Rabu hingga Kamis, (15-16/04/2020), pembagian paket sembako itu dilaksanakan di kawasan Kottabarat, Joho, Sumber, dan Banyuanyar.
“Alhamdulillah selama dua hari ini, Baitul Maal Muhammadiyah Kottabarat menyalurkan 250 paket sembako untuk masyarakat dhuafa di sekitar masjid Kottabarat di area Kottabarat dan Masjid Mu'tasimbillah di area Sumber serta Banyuanyar" terangnya kepada wartawan, Kamis (16/04/2020).
Adapun masing - masing paket tersebut, imbuh Muhamad Arifin, berisi beras 2,5 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg, mie kering 4 bungkus dan kecap.
Muhamad Arifin menambahkan, penyaluran paket sembako itu dilakukan berdasarkan pendataan dari pihak RT dan RW setempat.
"Area Masjid Kottabarat tepatnya di Badran RW 10 ada 38 paket, area Yosoroto RW 09 sejumlah 51 paket, di Kalitan belakang SD Mangkubumen Kidul No. 16 terdapat 44 paket, area sebelah timur lapangan Kottabarat ada 11 paket, warga sekitar KB-TK Aisiyah Program Khusus ada 48 paket. Area sekitar Masjid Mu'tasimbillah, sekitar SMP dan SMA Muhammadiyah Program Khusus, daerah Sumber dan Banyuanyar terdapat 55 paket," jabar Arifin.
Kegiatan ini, kata Arifin, merupakan kerja sama antara Baitul Maal Muhammadiyah Kottabarat dengan takmir Masjid Kottabarat, dengan proses penggalangan donasi efektif yang telah berjalan selama satu pekan.
"Alhamdulillah donasi dari warga masyarakat, Wali Siswa dari KB-TK Aisiyah, SD, SMP, SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat, dan guru serta karyawan sudah terkumpul 20 juta lebih. Pada tahap pertama dibelanjakan Rp18.750.000,- sedangkan saldo untuk tahap berikutnya," ungkapnya.
Arifin berharap, masyarakat dapat saling berbagi dan bergotong royong untuk membantu sesama yang tengah terdampak wabah covid-19.
“Harapan dari kami, paling tidak kita bisa meringankan beban masyarakat ekonomi menengah ke bawah, terutama para kaum dhuafa yang terdampak langsung akibat covid-19,” tandasnya.
Pihaknya juga berharap, masjid bisa menjadi pusat gerakan untuk memberikan manfaat kepada warga sekitar.
(Pewarta : Kacuk Legowo)








