Bapenda Kabupaten Malang Revisi Target PAD
Klikwarta.com, Kabupaten Malang - Merebaknya wabah virus corona atau Covid-19, membuat Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Malang harus putar otak dan terpaksa harus merevisi target terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Pada awal tahun 2020, sebenarnya Pemerintah Kabupaten Malang memasang target PAD dengan raupan mencapai Rp715 miliar. Namun, sejak merebaknya covid-19 diawal Maret lalu, target tersebut terpaksa harus direvisi kembali, bahkan kita tak lagi memasang target raupan PAD", ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Purnadi saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (8/4/2020).
Asumsi yang dibangun tersebut, kata mantan Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang itu, didasarkan pada beberapa PAD yang mengalami penurunan drastis saat merebaknya wabah covid-19 hingga sekarang.
"Misalnya sektor perhotelan, omset mereka turun drastis, ada yang dari 100 kamar hanya terisi satu kamar saja, pun demikian di sektor restoran dan lainnya", jelas Purnadi.
Sektor perhotelan yang terbilang sangat terpuruk di tengah pandemi covid-19 ini, berdasarkan dari data laporan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), tambahnya.
Melihat kondisi ini, Purnadi lantas mengatakan, pihaknya bersama Pemkab Malang pun akan melakukan seperti apa yang dilakukan Pemerintah pusat dengan lebih memprioritaskan kegiatan-kegiatan operasional dan penghematan anggaran adalah salah satu kebijakan yang akan ditempuh.
Sebagai informasi, besaran PAD Kabupaten Malang dari awal Januari hingga Maret 2020, baru mencapai sekitar Rp 47 miliar. Bila sampai bulan Mei pandemi Covid-19 masih masih terus ada maka diperkirakan target awal PAD hanya bisa terpenuhi 50%, demikian Purnadi mengakhiri.
(Pewarta : Edy)








