Mari Berkenalan dengan Payroll: Pengertian, Jenis, Komponennya

Senin, 08/05/2023 - 16:11

Klikwarta.com - Setiap karyawan berhak atas gaji dan setiap perusahaan wajib membayar gaji sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati kedua belah pihak. Proses penggajian ini di dalam dunia HR lebih dikenal dengan sebutan payroll.

Di dalam prosesnya, penggajian ini melibatkan berbagai komponen yang ditetapkan oleh perusahaan. Setiap perusahaan memiliki perhitungan payroll yang berbeda-beda. Untuk lebih memahaminya mari simak artikel kami kali ini!

Pengertian Payroll

Payroll adalah proses perhitungan penggajian karyawan yang melalui beberapa tahapan komponen yang terkait dengan gaji sampai dengan pembayaran gaji sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan.

Istilah payroll juga sering dianggap sebagai pemberian sejumlah uang kepada karyawan atas hasil kerja yang telah mereka lakukan dalam periode tertentu.

Saat ini, perhitungan payroll di perusahaan sudah meninggalkan cara manual dan beralih menggunakan cara otomatisasi dengan memanfaatkan aplikasi payroll. Software ini akan membantu menghitung seluruh gaji lebih cepat dan akurat dan meminimalisir human error.

Aplikasi payroll ini akan sangat bermanfaat untuk perusahaan dengan jumlah karyawan yang banyak, karena HR tidak lagi perlu menghitung gaji karyawan satu per satu, cukup beberapa klik saja.

Metode Perhitungan Payroll

Di dalam melakukan perhitungan gaji, perusahaan akan menggunakan metode tertentu. Metode ini digunakan untuk membantu karyawan mematuhi aturan penggajian yang sesuai dengan UU Ketenagakerjaan serta aturan yang telah ditetapkan perusahaan.

Setidaknya, terdapat 3 metode yang ada dalam perhitungan gaji karyawan, seperti berikut ini:

1. Metode Netto

Metode payroll pertama adalah netto yaitu gaji yang didapatkan karyawan sudah bersih dari beberapa potongan seperti pajak penghasilan Pph 21, iuran BPJS, atau iuran keanggotaan.

Ketika perusahaan menggunakan metode ini, perusahaan harus menghitung berapa pajak dan iuran jaminan sosial yang harus dibayarkan para karyawan. Dari sisi karyawan, mereka akan menerima gaji bersih dan tidak lagi perlu menghitung pajak dan iurangan.

2. Metode Gross

Berkebalikan dengan metode netto, metode gross adalah gaji yang didapatkan karyawan belum termasuk potongan pajak dan iuran, mereka harus menghitung sendiri berapa pajak dan iuran yang harus dibayarkan.

Dari sisi perusahaan, mereka akan memberikan gaji kepada karyawan tanpa melakukan potongan apapun. Dengan metode ini, perusahaan lebih dimudahkan karena tidak harus memotong dan melakukan pembayaran pajak dan iuran. Hal tersebut akan dilakukan sendiri oleh karyawan.

3. Metode Gross Up

Perusahaan yang menggunakan metode ini akan memberikan tunjangan kepada karyawan sesuai dengan jumlah pajak dan iuran BPJS yang perlu dibayarkan. Dalam arti lain, perusahaan akan menanggung seluruh biaya pajak dan iuran karyawan. Ini akan termasuk dalam tunjangan yang akan dimasukkan ke dalam gaji.

Nantinya, setelah karyawan membayar pajak secara mandiri, karyawan wajib melaporkannya kepada perusahaan.

Komponen Payroll

Komponen gaji setiap perusahaan bisa berbeda-beda, namun secara umum berikut ini yang termasuk dalam komponen gaji karyawan.

1. Gaji Pokok

Komponen ini adalah upah minimum yang diberikan perusahaan kepada karyawan, biasanya perusahaan akan mengacu pada UMR yang berlaku. Selain itu, nominimalnya juga akan disesuaikan dengan jabatan dan beban tugas yang diberikan.

2. Tunjangan

Ini adalah penghasilan tambahan yang diberikan perusahaan sebagai tanda jasa, untuk jenis tunjangan yang diberikan pun berbeda-beda antara satu perusahaan dengan lainnya. Ada yang memberikan tunjangan jabatan, tunjangan makan, tunjangan transport, dan lainnya.

3. Uang Lembur

Sebagai bentuk imbalan kepada karyawan yang bekerja ekstra di luar jam kerjanya. Biasanya perusahaan akan memberikan uang lembur. Untuk ketentuan perhitungannya pun berbeda-beda di setiap perusahaan.

Berita Terkait