Hardiknas 2026 Jadi Momentum Penguatan Pendidikan Berkualitas dari Dasar hingga Perguruan Tinggi

Minggu, 03/05/2026 - 01:22
Wamendikdasmen Atip Latipulhayat

Wamendikdasmen Atip Latipulhayat

Klikwarta.com, Jakarta - Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.  Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan nasional. Pemerintah terus memperkuat transformasi pendidikan nasional secara menyeluruh, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Keberhasilan transformasi pendidikan bergantung pada kolaborasi seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, pendidik, pelajar, hingga masyarakat luas. 

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas adalah momen untuk menguatkan partisipasi semesta mewujudkan pendidikan Indonesia yang bermutu. Dalam beberapa bulan terakhir, Kemendikdasmen telah membangun fondasi pendidikan melalui integrasi empat pusat pendidikan—sekolah, keluarga, masyarakat, dan media—yang menjadi basis ekosistem pendidikan nasional.

Salah satu tujuan utama dari berdirinya negara Indonesia adalah untuk mencerdaskan kehidupan yang didorong melalui pendidikan. Oleh karena itu, sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden maka dalam mewujudkan SDM yang berkualitas, semua program pendidikan mengarah pada peningkatan layanan pendidikan yang bermutu dan inklusif. Wamen Atip menyadari pentingnya peran guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa maka ia mengajak para pendidik di seluruh Indonesia terus meningkatkan kompetensinya. Demikian ia sampaikan selepas upacara Hardiknas di halaman Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Senayan, Jakarta, Sabtu (2/5), dalam balutan busana adat Jawa Barat. 

.

Peserta upacara peringatan Hardiknas di Kantor Kemendikdasmen berasal dari tiga kementerian yakni Kemendikdasmen, Kementerian Diktisaintek, dan Kementerian Kebudayaan dengan total peserta lebih dari 500 orang. Di antaranya ada puluhan murid dari berbagai jenjang pendidikan. Para murid tampak antusias mengikuti jalannya upacara. Salah satu dari mereka adalah King Al Razqa, murid kelas 4C, SDN Kalibata 11 yang menyampaikan, “Harapannya, di Hari Pendidikan Nasional ini, harapannya semoga pendidikan di Indonesia makin maju. Untuk Bapak Presiden, terima kasih untuk pendidikan di Indonesia dan Bapak/Ibu guru kami tambah hebat.” 

Selain itu, ada Esteva Nayanish Arkhandina, murid kelas 4B dari sekolah yang sama. Ia berharap semua anak Indonesia bisa bersekolah sehingga mereka bisa mencapai cita-citanya. “Harapan aku, orang-orang yang tinggal di desa punya sekolah yang bagus. Semangat belajar ya teman-teman!”

.

Hadir sebagai pembina upacara adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menekankan bahwa transformasi pendidikan harus berkelanjutan hingga jenjang pendidikan tinggi dan riset. “Tema Hari Pendidikan Nasional tahun ini adalah ‘Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,’ merupakan arah bersama yang harus diwujudkan melalui kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan,” ujarnya yang pagi itu menggunakan baju adat Riau, Teluk Belanga. 

Menteri Brian menegaskan pentingnya memperluas akses pendidikan tinggi melalui berbagai program bantuan, seperti Kartu Indonesia Pintar Kuliah, beasiswa afirmasi, serta dukungan pembiayaan pendidikan lainnya, guna memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal. Ia juga mendorong perguruan tinggi untuk berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan nasional melalui kolaborasi pentahelix, program magang berdampak, serta pengembangan sains dan teknologi. Fokus riset diarahkan pada bidang strategis seperti energi, pangan, kesehatan, lingkungan, dan teknologi. 

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait