Pengepul Hasil Panen Petani Desa Jatimulya Alami Kenaikan Pesanan Pedagang adanya Program TMMD ke 105
Klikwarta.com, Tegal - Program TMMD ke 105 Kodim 0712/Tegal di Desa Jatimulya dalam melakukan pembangunan akses jalan umum masyarakat di Desa memiliki manfaat yang sangat besar dalam meningkatkan intensitas bagi pengepul hasil pertanian hingga naiknya harga jual petani.
Hal ini di karenakan perbaikan akses jalan sehingga membuat pedagang sayuran hasil bumi dapat meningkatkan intesitasnya dalam mengirim sayuran ke pedagang lain, sehingga diprediksi akan mengalami peningkatan pendapatan, hal ini membawa pengaruh besar bagi pendapatan para petani di Desa Jatimulya.
Hartono (36) warga asal kabupaten Pemalang, keseharianya membawa sayuran hasil bumi milik petani sekaligus membeli hasil panen untuk di jual ke pedagang di wilayah lain, terkait harga dalam penuturannya adanya pembangunan jalan akan membuat petani bergembira selain memudahkan dalam mengolah pertanian juga dapat menaikan harga hasil panen.
Menurutnya, dengan pembangunan jalan pertanian berupa makadam selebar 3 meter dengan panjang total 2,3 kilometer dan pengaspalan jalan 310 meter lebar 2,5 meter di Dukuh Sigerung, serta pengaspalan jalan antar pedukuhan sepanjang 790 meter lebar 3 meter di Dukuh Grogolan, akan lebih mempercepat waktunya mengumpulkan dagangan. (21/07)
Sebelum adanya pembanguna jalan, bisa diperkirakan hanya 1 hungga 2 kali, itu pun dengan tenggang waktu lama, namun adanya pembangunan bisa diperhitungkan mencapai 3 kali dalam seminggu mengambil dan mengirim dagangan
Kondisi ini diakui Kepala Desa, Ahmad Zaeni (49), harga jual panen warganya akan mengalami peningkatan, selama ini para pengepul sayuran membelinya di kebun dengan harga yang cenderung murah terutama saat musim penghujan. Ini semua tidak terlepas dari kesulitan pengangkutan saat jalan becek dan harus menggunakan traktor pertanian atau kuli panggul, sehingga tentu menambah biaya operasional.
Dengan adanya pembagunan jalan program TMMD Reguler Ke 105 Kodim 0712/Tegal menjadikan Desa Jatimulya mengalami perubahan perekonomian, diantaranya sektor pertanian. (CN)








