Juliyatmono Salurkan 44.000 Beasiswa PIP untuk Pelajar, Targetkan Jangkau Jenjang TK di 2026

Kamis, 25/12/2025 - 00:19
Penyerahan beasiswa PIP Pelajar jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK oleh Anggota Komisi x DPR RI, Juliyatmono, di Gedung Golkar Karanganyar, Rabu (24/12/2025).

Penyerahan beasiswa PIP Pelajar jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK oleh Anggota Komisi x DPR RI, Juliyatmono, di Gedung Golkar Karanganyar, Rabu (24/12/2025).

Klikwarta.com, Karanganyar – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar, Juliyatmono, terus mendorong pemerataan akses pendidikan di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) IV Jawa Tengah.

Kali ini, sebanyak kurang lebih 44.000 beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) disalurkan untuk pelajar di jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK di wilayah Kabupaten Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri.

Juliyatmono menjelaskan bahwa saat ini proses pencairan dana bantuan tersebut telah memasuki tahap kedua. Ia menghimbau kepada orang tua siswa agar segera melakukan koordinasi dengan pihak sekolah masing-masing guna memproses pencairan di bank yang telah ditunjuk (Bank Himbara).

Dalam keterangannya, Juliyatmono menekankan pentingnya ketertiban administrasi dalam proses pencairan ini. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penyimpangan yang sempat ditemukan di beberapa daerah.

"Kita harus tertib agar bantuan ini betul-betul dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran anak, seperti membeli buku, sepatu, tas, atau pakaian sekolah," ujar Juliyatmono, dalam kegiatan penyerahan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), di Gedung Golkar Karanganyar, Rabu (24/12/2025).

Ia menambahkan bahwa bantuan ini merupakan upaya nyata untuk meringankan beban orang tua sesuai dengan slogan Kemendikdasmen, yaitu "Pendidikan Bermutu untuk Semua".

Kabar menggembirakan juga disampaikan terkait rencana kebijakan pendidikan di masa depan. Juliyatmono mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, beasiswa PIP direncanakan akan mulai menjangkau jenjang Taman Kanak-kanak (TK).

"Pendidikan kita kan 13 tahun, dimulai dari TK satu tahun, lalu SD, SMP, dan SMA. Harapan kita kuotanya bisa terus ditambah," jelasnya.

Meskipun kuota 44.000 saat ini belum sepenuhnya terisi karena kendala input data dan pendekatan kepada orang tua, Juliyatmono berkomitmen untuk terus mengawal program ini. Target utamanya adalah mengangkat kesejahteraan masyarakat melalui kemudahan akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait