Saat berada di dalam kelas, Menteri Mu’ti berinteraksi langsung dengan murid-murid kelas 4 melalui pembelajaran Bahasa Indonesia.
Klikwarta.com, Denpasar, Bali, 9 Mei 2026* — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meninjau proses pembelajaran di SDN 6 Sumerta, Denpasar, Bali, Kamis (7/5). Dalam kunjungannya, Menteri Mu’ti menekankan pentingnya pembelajaran mendalam (_deep learning_) melalui penguatan literasi dan kebiasaan menulis sejak dini.
Saat berada di dalam kelas, Menteri Mu’ti berinteraksi langsung dengan murid-murid kelas 4 melalui pembelajaran Bahasa Indonesia. Para murid diajak memahami penggunaan kata hubung serta menyusun kalimat sederhana secara aktif dan kontekstual. Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dengan melibatkan murid untuk menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, dan membuat contoh kalimat secara bersama-sama.
Menteri Mu’ti menyampaikan bahwa pembelajaran mendalam perlu mendorong murid tidak hanya menghafal materi, tetapi juga memahami dan mengaitkan pengetahuan dengan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pendekatan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan dapat membantu peserta didik lebih mudah memahami materi sekaligus meningkatkan kemampuan literasi.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Mu’ti juga menekankan pentingnya membangun budaya menulis sebagai bagian dari proses belajar. “Ikatlah ilmu dengan menuliskannya. Supaya ilmu kita tidak lupa, maka kita tulis sehingga ilmunya menjadi kita ikat dengan baik,” pesan Menteri Mu’ti kepada murid-murid SDN 6 Sumerta.
Ia menambahkan bahwa aktivitas menulis tidak hanya membantu memperkuat pemahaman dan daya ingat peserta didik, tetapi juga melatih koordinasi motorik serta membangun kebiasaan belajar yang aktif.
Selain meninjau kegiatan belajar mengajar, kunjungan tersebut juga dilakukan untuk melihat langsung kondisi SDN 6 Sumerta yang merupakan salah satu sekolah penerima bantuan revitalisasi tahun 2026 melalui Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto bertajuk Wujudkan Sekolah ASRI. Bantuan revitalisasi tersebut berupa rehabilitasi satu gedung dengan tiga ruang kelas guna mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para murid.
Kepala SDN 6 Sumerta, Luh Made Wardyaningsih, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Mu’ti dan perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolahnya.
“Terima kasih kami ucapkan atas kunjungan serta pesan penuh makna dari Bapak Menteri. Semoga bantuan revitalisasi yang diberikan pemerintah kepada sekolah kami memberikan manfaat yang besar dalam menunjang sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa-siswi kami ke depannya,” tutupnya. (*)








