Unit Pidsus Reskrim Polres Oku Timur Polda Sumsel Berhasil Ungkap Kasus Pengoplosan Gas 3 kg ke 12 kg
Klikwarta.com, Oku Timur - Polres Oku Timur telah berhasil ungkap kasus penyalahgunaan / pengoplosan Gas ukuran tabung 3 kg Subsidi ke tabung gas 12 kg Non subsidi, unit pidsus Reskrim polres Oku Timur selain berhasil mengamankan Barang Bukti ( BB) berupa puluhan tabung Gas ukuran 3 kg dan 12 kg, juga berhasil mengamankan seorang tersangka dengan inisial RS (35) warga Desa Srimulyo, kecamatan Belitang Mulya, kabupaten Oku Timur, provinsi Sumatera Selatan.
Kegiatan di Pimpin langsung Oleh Kapolres OKU Timur, AKBP ADIK LISTIYONO, S.I.K., M.H., diikuti oleh, Kasi Humas AKP Supardi, S. H,. Kasat Reskrim, IPTU RENDI RAMADHONA, SH., M.H,. Kanit Pidsus, IPDA TOMI APRIYANTO, S.H,. Anggota Pidsus, Kapolres OKU Timur, AKBP ADIK LISTIYONO, S.I.K., M.H., menerangkan. Satuan Reserse Kriminal Polres OKU Timur membekuk seorang petani berinisial RS, 35, warga Desa Srimulyo, Kecamatan Belitang Mulya. RS diduga mengoplos gas LPG bersubsidi ukuran 3 kg ke tabung 12 kg non subsidi.
Pengungkapan dilakukan pada Selasa 9/6/2026 di pinggir Jalan Raya Martapura Pematang Panggang, Desa Srimulyo.
Kasus terungkap berkat laporan warga yang resah dengan aktivitas mencurigakan." praktik ini selama 2 bulan telah berjalan. Tabung 12 kg hasil oplosan dijual Rp200.000 per buah. Keuntungan bersih Rp50.000 per tabung setelah dipotong biaya operasional.
Identitas Tersangka, sebut saja RS (35) Bin PRAYITNO (Alm), Pekerjaan Wiraswasta. Alamat, Desa Srimulyo RT.001 RW.002, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur, provinsi Sumatra Selatan." Ujar kapolres.
Adapun Barang Bukti ( BB)yang berhasil diiamankan. "149 (seratus empat puluh sembilan) tabung LPG ukuran 3 kg dalam keadaan kosong, 37 (tiga puluh tujuh) tabung LPG ukuran 12 kg dalam keadaan berisi gas, 31 (tiga puluh satu) tabung LPG ukuran 12 kg dalam keadaan kosong, 4 (empat) selang refill gas LPG warna putih bening yang telah terpasang regulator dan pressure gauge, 1(satu) selang refill gas LPG warna hitam yang telah terpasang pressure gauge, 5 (lima) buah tutup gas warna kuning." Jelas Kapolres saat acara Rilis pada Hari Kamis (11/06/2026), sekira pukul, 10.30 wib.
LPG oplosan itu diedarkan ke dapur program Makan Bergizi Gratis di Semendawai Suku III, yakni Dapur MBG Pondok Sebuluh Salam Desa Sriwangi, Dapur MBG Karang Melati, dan Dapur MBG Taraman. CATATAN , Pelaksanaan kegiatan Press Release Ungkap Kasus Penyuntikan Gas Lpg Bersubsidi Polres OKU TIMUR berakhir Sekira pukul 12.00 WIB, situasi berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. (Ali Wardana).








